Penyanyi yang selalu tampil dengan kostum nyentrik itu mengkritik pihak yang melakukan penyensoran tersebut. Ia berpendapat, menyensor lirik lagunya sama saja dengan membatasi kebebasan berpendapat.
"Apa yang akan saya katakan pada para anak muda di Malaysia? Bagi mereka yang ingin lirik tersebut diputar di radio-radio, itu tugas Anda untuk memperjuangkan agar suara Anda bisa didengar," ucap Gaga seperti dilansir Hollywood News, Selasa (29/3/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penyensoran dan boikot dari sejumlah radio di Malaysia mengundang reaksi dari para kaum gay negeri tersebut. Mereka membela Gaga, dan menganggap tindakan penyensoran itu lebih diskriminatif daripada perlakuan yang mereka terima selama ini.
(ich/yla)











































