Mudah ditebak dari awal, konser 'Surya 16 Citra Eksklusif Hitman - A Special Evening with David Foster & Friends' di Ballroom Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta, Rabu (27/10/2010) malam jelas akan menjadi acara menyanyi bersama. Sebelum konser dimulai pun, ketika empat layar yang dipasang di bagian depan dan tengah ruangan menampilkan kompilasi video klip lagu-lagu karya David Foster, penonton sudah jejeritan.
Selama konser berlangsung, setiap intro yang dimainkan oleh David Foster seolah menjadi kejutan yang ditunggu-tunggu. Seberapa meriah sambutan yang bergema setelah intro itu, menunjukkan seberapa akrab penonton
dengan lagu tersebut. Dan, sudah barang tentu seberapa abadi lagu itu menjadi kenangan. Ketika Ruben Studdard menyanyanyikan lagu 'I Swear' misalnya, penonton ikut menyanyi dari awal sampai akhir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di tengah-tengah masih ada 4 lapis kelompok penonton dengan variasi harga tiket Rp 3 juta, Rp 5 juta, dan Rp 7,5 juta dan Rp 15 juta. Ini bukan saja konser yang "mahal", tapi juga luar biasa "padat". Ballroom itu penuh dengan kursi yang ditata rapat dan memuat hampir 3000 orang! David Foster berhasil membuat ruangan yang penuh-sesak itu menjadi hangat dengan gayanya yang santai, dan komunikasi yang akrab. Dia memanggil satu per satu artis yang dibawanya, berbicara dengan mereka mengenai lagu yang akan dinyanyikan.
Canadian Tenors membuka pergelaran dengan 4 lagu berturut-turut namun rupanya nuansa "seriosa" belum mampu membuat penonton "panas". Tapi, mungkin masalahnya memang, para penonton yang umumnya datang dari generasi Choel Malaranggeng (konsultan politik Presiden SBY yang namanya disebut-sebut oleh pembawa acara sebagai orang penting di balik Berlian Entertainment, EO baru yang mendatangkan David Foster ke Jakarta) itu tentu hanya menunggu lagu-lagu "melodi memori", seperti 'Miss You Like Crazy' atau 'I Swear' tadi.
Terbukti, ketika David Foster memaggil giliran Peter Cetera setelah Natalie Cole dan Ruben, penonton pun seperti "terbangkitkan". Mantan vokalis band Chicago itu membawakan 4 lagu dan semua "dilahap" habis oleh penonton: 'Hard to Say I'm Sorry', 'You're the Inspiration', 'If You Leave Me Now'. Tapi, yang paling membuat "panik" adalah ketika Peter menyanyikan 'Glory of Love' yang dikenang sebagai soundtrack film 'Karate Kid' itu. Peter, di usianya yang sudah tak muda lagi, masih tampak kharismatik dan penuh wibawa. Namun, tak dapat dipungkiri ia cukup terengah-engah ketika harus mengejar nada-nada tinggi.
David Foster, 61 tahun, komposer, pianis, dan produser asal Kanada yang telah melahirkan penyanyi-penyanyi besar dan karya-karya abadi, menghidupkan konsernya dengan aksi-aksi spontanitas. Ini menolong penonton untuk tak terlalu peduli pada tata panggung dan pencahayaan yang terlalu sederhana untuk ukuran konser semahal itu. Pada sesi Ruben, David Foster melawak dengan berdiri di depan jebolan American Idol itu,
bergaya kocak, seolah-olah dirinyalah yang sedang menyanyi.Β Ruben sendiri tak mau kalah, ikut melawak dengan berkali-kali mengekspesikan raut muka sedih yang kocak.
Sebelum tiba giliran Peter Cetera, David Foster turun dari panggung berjalan ke tengah penonton untuk mencari "seorang bocah lelaki 9 tahun yang semalam saya temui dan dia mengaku fans Peter Cetera". Anak itu ketemu, diajak ke atas panggung dan menyanyikan 'You're the Inspiration' dan David Foster mengiringinya dengan piano. Peter Cetera muncul di panggung dan berkata, "Kayak acara talent show saja!" Penonton tertawa.
Spontanitas yang sama diulang lagi, dan kali ini David Foster menemukan seorang anak muda yang ternyata Mario, vokalis Kahitna. Mario memohon diberi kesempatan menyanyi dengan iringan pianonya, seperti bocah kecil tadi. David Foster mengabulkan dan Mario pun jejingkrakan senang naik ke atas panggung.Β Pada bagian akhir, David Foster memanggil Charice Pempengco yang ditunggu-tunggu. Penyanyi belia asal Fillipina yang beken lewat YouTube itu antara lain menyanyikan dua lagu yang pernah dinyanyikan Celine Dion, 'Power of Love' dan 'To Love You More' dengan vokal yang menawan.
(mmu/yla)











































