"Kikan men-support aku. Kadang aku ngerasa merinding, oh my God, Kikan dukung aku! Kikan bilang, biarpun aku bisa, tapi ke depannya akan berat aja, makanya don't care about people say," tutur Sarah menirukan nasihat Kikan.
Tiga bulan sudah finalis Indonesia Idol itu berdiri paling depan sebagai vokalis Cokelat. Selama juga Sarah terus belajar dan mencari tahu tanggapan fans Cokelat tentang dirinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
melihat, sampai saat ini banyak fans Cokelat yang menganggap aneh Cokelat tanpa Kikan.
Sarah berusaha tenang menyikapi anggapan tersebut. "Menurut gue lebih aneh lagi kalau band Cokelat nggak ada vokalis," guraunya.
Untunglah, lambat-laun Sarah menemukan fakta bahwa fans Cokelat pasca Kikan terus bertambah banyak. Hal itu dikarenakan fans Sarah sewaktu menyandang kata 'Idol' di belakang namanya ikut juga menjadi fans
Cokelat saat ini.
"Kan aku juga dulu sudah punya fans dari Idol. Kalau dulu perbandingan fansku di Idol sama di Cokelat itu 25%-75%. Tapi sekarang udah 50%-50%. Artinya udah mulai bisa merebut hati fans Cokelat," jelasnya.
(ebi/mmu)











































