"Jujur iya (termarjinalkan), hanya bisa eksis di bulan Ramadan, seolah nggak pantas selain di bulan Ramadan. Padahal lagu rohani dan siraman rohani itu diperlukan setiap saat bukan hanya di bulan Ramadan saja," ujar Hadad Alwi usai mengisi acara musik 'Dahsyat' di studio RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (1/9/2010).
Penyanyi kelahiran Jakarta, 13 Maret 1966 itu juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap minimnya lagu anak. Ia pun mengkritik para musisi yang seperti berlomba-lomba membuat lagu religi hanya di bulan Ramadan saja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam waktu dekat ini, penyanyi yang telah menelurkan 11 album itu akan membuat festival menyanyi bertajuk 'Muhamamd Nabiku'. Hal tersebut dilakukan Hadad agar anak-anak Indonesia bisa kembali menikmati musik yang pantas untuk diperdengarkan sesuai dengan usianya. (ich/eny)











































