White Shoes & the Couples Company Menghentak Singapura

White Shoes & the Couples Company Menghentak Singapura

- detikHot
Sabtu, 17 Jul 2010 08:44 WIB
White Shoes & the Couples Company Menghentak Singapura
Singapura - Tidak kalah dengan band-band papan atas, musik-musik indie mulai dilirik negara-negara di luar Indonesia, salah satunya adalah band White Shoes & the Couples Company (WSATCC).

Nama WSATCC mungkin sudah tidak asing lagi bagi para penggemar musik indie tanah air. Mereka acap kali tampil di beberapa tempat dan daerah di Indonesia. Setiap kali mereka tampil, antusiasme para penonton cukup menarik perhatian. Jenis musik yang mereka bawakan berbeda dengan band-band kebanyakan yaitu, irama pop jazz dengan sentuhan musik lawas era 70-an dan 80-an.

Pada acara Night Festival di Singapura yang diadakan pada tanggal 16-17 Juli 2010 di Singapore Art Museum, WSATCC pun tampil menghibur penonton di Singapura. Bertempat di ruangan Chapel Music Hall dengan kapasitas untuk 100 orang, pentas WSATCC dipenuhi oleh remaja-remaja Indonesia yang menggemari musik indie. Selain warga Indonesia, banyak juga didapati warga Singapura maupun orang asing dari luar Singapura.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di hari Jumat malam (10.30 waktu Singapura), band yang baru pertama kali tampil di Singapura ini memikat para penonton dengan lagu-lagunya. Mereka membuka penampilan dengan 'Sunday Memory Lane'. Antusiasme penonton mulai memuncak pada waktu lagu 'Senandung Maaf', 'Tentang Cita' dan Aksi Kucing dinyanyikan. Mereka pun menutup perjumpaan dengan lagu hits mereka yaitu 'Windu Defrina'.

Penonton bertepuk tangan setiap kali satu lagu selesai dinyanyikan. Suasana berubah menjadi menarik di kala semua orang berdiri, larut dalam setiap lagu dan irama musik yang dibawakan. "Seakan-akan mereka telah menghadirkan suasana Indonesia kehadapan para pelajar maupun mahasiswa yang rindu tanah air di tengah keramaian kota Singapura," kata Mohammad Akbar Pahlevi, salah satu mahasiswa Indonesia yang tengah menempuh pendidikan di Singapura.

Band yang digawangi Aprilia Apsari (vokalis), Yusmario Farabi (gitar), Saleh Husein (gitar), Ricky Surya Virgana (bass/cello), Aprimela Prawidyanti Virgana (kibord) dan John Navid (drum) sempat berbincang dengan anggota Pelajar Perhimpunan Singapura (PPIS). Mereka mengaku sangat senang dengan jumlah penonton yang datang, karena pada awalnya mereka hanya berniat membantu Sanggar Seni Ruang Rupa bersama dengan band Goodnight Electric memeriahkan acara Night Festival di Singapura.

WSATCC masih akan tampil sekali lagi di Chapel Music Hall Singapore Art Museum, pada jam 10.15 malam waktu Singapura Sabtu, 17 Juli 2010. Bagi para penikmat musik Indie, atau ingin menghadirkan suasana Indonesia jaman dahulu di Singapura, jangan lupa untuk menghadiri acara tersebut. (yla/yla)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads