Saat ini band yang digawangi David (vokal), Pepeng (drum), Emil (bass) dan Jarwo (gitar) itu bergerilya mencari distributor secepatnya. Mereka memasang target bulan Juli mendatang sudah bisa keluar dengan karya baru.
"Kita memutuskan untuk berindie. Itu (cari distributor sendiri) konsekuensi dari keputusan kita lah. Jadi kayak zaman awal-awal dulu. Tapi seru," ujar Pepeng saat berbincang dengan detikhot di terminal 3, Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, Kamis (27/5/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lagu 'Apa Adanya', 'Cuek' dan 'Berjalan di Bulan' dianggap Pepeng cukup mewakili album keenam Naif nantinya seperti apa. Khusus untuk lagu 'Berjalan di Bulan' Naif melakukan hal yang di luar kebiasaan mereka.
Lagu penuh distorsi dan terdengar lebih rock dan gelap dari musik Naif yang biasanya. Bahkan seperti David sedang bernyanyi dengan band Padi, bukanlah Naif. Apa yang terjadi?
"Kayak Padi ya?," tutur Pepeng seraya tertawa. "Lagu ini sebenarnya dibuat tahun 2004, tadinya buat album 'Televisi' (rilis 2007) tapi nggak cocok. Nah sekarang pas," lanjutnya.
Kita percayakan urusan musik pada mereka saja. Kembali ke soal distribusi, ternyata band sekaliber Naif mengaku tidak mendapatkan tawaran pinangan 'anak asuh' untuk albumnya.
"Bukannya ditawarin gitu, tapi kita yang menawarkan. Yang pasti kita cari yang jaringan distribusinya luas. Indie dan mayor label kita jajaki semua. Tapi kayaknya label besar nggak ada yang cocok," kisah pria berambut keriting itu.
Lalu bagaiman kelanjutan album keenam Naif? Kita tunggu saja! (yla/ebi)











































