"Kalau di 13 angka yang ditakutin orang, tapi buat saya ini mitos saja," kata vokalis Padi, Fadly, di sela-sela merayakan ulang tahun Padi ke-13 diΒ eMotion Label, Jalan Blora, Sudirman, Jakarta Selatan, Sabtu (10/4/2010).
Fadli justru menilai ada muatan filosofis dalam angka 13. Dia mengibaratkan jarum jam yang hanya memiliki 12 angka. "Filosofinya seperti jarum jam sampe 12,
tapi angka 13 itu setelah 12 dan ini awal yang bagus," tuturnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Piyu, pencipta lagu sekaligus gitaris Padi menuturkan, dengan mencapai angka 13, Padi ibarat dilahirkan kembali. Pada 5 tahun pertama, sebuah band biasanya pada tahapan saling mengenal dan lantas melewati pencarian karakter. Kemudian band akan mapan hingga usia 12 tahun.
"Di atas 12 seperti dulu yang saya bilang bikin nama Padi ini buat kita estabilish. Resepnya saya bilang kemarin kita baru mengenal lagi karakter kita lagi," kata Piyu.
Setelah 13 tahun berkiprah di dunia musik, obsesi Padi tidak muluk-muluk lagi karena sudah sering memenangkan sejumlah award. Band yang pada awal berdirinya bernama Soda ini hanya ingin menyumbangkan musik yang bagus bagi Indonesia dan ingin menjadi band yang melegenda.
"Intinya kita, pada saat kita ketemu kita bilang ayo kita bikin band yang seperti Aerosmith, U2, Rolling Stone yang tetap bertahan sampai sekarang," tegas Fadly. (iy/iy)











































