Aneka Macam Keluhan di Java Jazz 2010

Aneka Macam Keluhan di Java Jazz 2010

- detikHot
Sabtu, 06 Mar 2010 14:34 WIB
Aneka Macam Keluhan di Java Jazz 2010
Jakarta - Pelaksanaan Java Jazz 2010 pindah tempat ke area JIEXpo Arena Pekan Raya Jakarta, Kemayoran, Jakarta Pusat. Suasana dan kenyamanan pun berubah.

Meskipun lokasinya cukup luas, tetap saja ada keluhan dari beberapa pengunjung. Salah satunya biaya parkir yang begitu mahal dan tak berfungsinya smartcard untuk membeli makanan.

"Iya mahal banget, masa parkir motor Rp 5000. Nggak kayak ditempat yang dulu (JCC, red.)," ujar Hamdi, seorang pengunjung saat berbincang dengan detikhot, Jumat (5/3/2010) malam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ditambah macetnya menuju dan keluar parkirJIEXpo. Padahal hari pertama JJF relatif sepi tak begitu banyak penonton.

Selain masalah biaya parkir yang relaitf tergolong sangat mahal untuk pengendara sepeda motor. Ada juga salah satu pengunjung yang mengeluhkan masalah smartcard yang digunakan pada Java Jazz Festival 2010.

"Masa ada beberapa booth yang masih nggak bisa pake smartcard, sama aja bohong dong," keluhnya.

Hal itu juga diutarakan oleh Nia, salah seorang pramuniaga produk makanan yang dijumpai detikhot di foodcourt hall, Java Jazz festival 2010. "Iya kita memang masih transaksi pakai cash, karena kita belum dapat alatnya dari panitia," jawabnya.

Tak hanya mengeluh soal parkir dan penggunaan smartcard, minimnya penunjuk arah stage panggung pun dikeluhkan. Keluhan itu ramai diperbincangkan lewat Twitter.

"Sakit pinggang karena kebanyakan jalan dan muter2 cuma buat nyari pintu masuk ke concertnya John Legend gara2 koordinasinya nggak benerrr.. Haduuuuuuhhhhh.." begitu tulis penyanyi Bunga Citra Lestari di twitternya.
(ebi/eny)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads