Slank Heran Konsernya Ditunggangi Isu Politik

Slank Heran Konsernya Ditunggangi Isu Politik

- detikHot
Senin, 28 Des 2009 15:57 WIB
Slank Heran Konsernya Ditunggangi Isu Politik
Jakarta - Dukungan Slank terhadap KPK menimbulkan isu adanya intimidasi terhadap band rock tersebut. Slank pun heran konsernya ditunggangi masalah politik.

Slank dengan gamblang mendukung aksi pemusnahan korupsi di tanah air. Namun bukan berarti Slank turut berpolitik ke dalam salah satu partai atau golongan. Slank masih berdiri sebagai musisi yang menyuarakan isi hati mereka.

Sayang, beberapa konser Slank kerap mengalami pencekalan. Alasan keamanan selalu jadi kambing hitam. Konser ultah mereka ke-26 yang harusnya terselenggara pada 26 Desember lalu itu jadi salah satu korbannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita kan sama-sama belajar demokrasi. Jangan karena pemilu, bola dibatalin, konser dibatalin. Kita merasa nggak puas aja. Kita pernah syuting di Yogya tapi nggak dikasih izin, atas dasar apa? Di undang-undang dasar nggak ada. Kita kan mau berkesenian untuk syuting video klip bukan konser, tapi pada saat itu ada demo malah dikasih izin. Heran aja," ujar Bimbim, sang drummer, ditemui di markas besar Slank, Jl. Potlot, Duren Tiga, Jakarta Selatan, Senin (28/12/2009).

Dalam 2009 sudah ada sekitar delapan konser besar yang tak mendapatkan izin dari kepolisian. Slank hanya bisa pasrah dengan hal tersebut.

"Mereka ketakutan jadi ada alasan pemilu pilpres terus ada operasi lilinlah, kan itu sudah jadi rutinitas kita setiap tahun. Seharusnya kan kita jalan masing-masing, main bola ya main bola, terus kita manggung ya manggung aja," tutur Bimbim.

Cekal dicekal
Kebebasannya enggak bebas
Cekal dicekal
Soalnya nggak jelas
Kami juga punya tanggung jawab
Kalian nggak perlu curiga
(Lirik Slank - Cekal) (yla/yla)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads