"Iya katanya sih gitu," ujar Bimbim sang drummer, ditemui di Setiabudi One, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (23/12/2009) sore.
Namun pria bernama lengkap Bimo Setiawan Almachzumi itu berusaha untuk berpikiran positif. Mungkin saja politik Indonesia memang sedang memanas, Slank pun harus terkena imbasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi jadinya kita kayak dibilang ikut berpolitik. Tapi gue mah santai aja," jelas Bimbim.
Ketimbang pusing mengurusi konsernya yang batal, Bimbim memilih mengajak keluarganya jalan-jalan di mal. Namun jika ditelusuri, Slank memang termasuk band yang susah dapat izin untuk konser, terutama di daerah Jabodetabek. Di 2009 tercatat ada delapan konser besar Slank yang batal karena urusan perizinan.
(yla/yla)











































