Konser Superaktif Ala All-American Rejects

Tur Jakarta

Konser Superaktif Ala All-American Rejects

- detikHot
Selasa, 18 Agu 2009 02:20 WIB
Konser Superaktif Ala All-American Rejects
Jakarta - All-American Rejects (AAR) akhirnya sukses menyemarakkan hari ulang tahun RI yang ke-64, 17 Agustus 2009. Tyson Ritter cs superaktif pentas di Istora Senayan, Jakarta.

Penantian Panjang

Konser AAR memang membutuhkan kesabaran tingkat tinggi. Sejak pukul 18.00 WIB para calon penonton telah menanti di depan pintu gerbang. Hingga akhirnya pintu utama dibuka satu setengah jam kemudian. Tak cukup sampai di situ, mereka masih harus mengantri menuju pintu pentas utama.

Sekitar pukul 20.00 WIB, Istora Senayan dibuka untuk penonton. Sayangnya, lagi-lagi sekitar tiga ribu penonton tersebut masih harus menanti selama satu jam sampai band asal Oklahoma tersebut naik pentas.

Pukul 20.25 WIB suara Soekarno mengumandangkan naskah proklamasi. Tak lama kemudian MC naik ke pentas dan mengajak penonton untuk menyanyikan lagu kebangsaan 'Indonesia Raya' bersama-sama. Tyson sang vokalis berlari ke tengah pentas sambil mengibarkan bendera merah putih. Sorak sorai dan jeritan pun tak terelakkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penantian belum juga berakhir. Beberapa kendala terjadi, AAR baru naik pentas tepat pukul 20.55 WIB. 'Dirty Little Secret' mengobati penantian panjang tersebut. Semua menjerit dan bernyanyi bersama.

Konser Superaktif
"Hallo Jakarta," teriak Tyson selepas meembawakan tiga lagu pembuka. Ia mengajak penonton untuk lebih bersemangat. Sang vokalis memang selalu tampil total dalam setiap aksinya. Ia memilih untuk tak memakai baju dan bertelanjang kaki sepanjang konser.

Sesekali Tyson bernyanyi sambil membetot bass. Di salah satu lagu, vokalis bertato tersebut bahkan membanting bassnya. Berkali-kali ia meneriakkan kata "merdeka".

"Kalian adalah negara paling cantik juga ramah yang pernah kami datangi," ujarnya.

'World Comes Down' dibawakan dengan konsep akustik. Ada-ada saja gerakan yang dilakukan Tyson, ia bahkan sempat masuk panggung dengan merangkak. Terkadang Tyson tak puas dengan satu mic di tangannya. Lebih dari puluhan kali ia membiarkan stand mic jatuh dan kru bolak-balik membenarkan.

'It's End Tonight' dibawakan menjelang akhir konser. Tak diragukan lagi, semua turut berdendang. Tak hanya Tyson yang aktif, dua gitaris AAR, Nicholas Wheeler dan Mike Kennerty juga tidak kalah semangat.

Gaya Mike di pentas sangat lentur. Belum lagi model rambutnya yang panjang sebelah tampak menarik perhatian. Sementara Nic terlihat lebih kalem. Ia mengenakan kemeja tangan panjang dan vest. Hampir menjelang akhir konser ia mengeluarkan gitar double neck putih kesayangannya.

'Last Song' berkumandang menutup konser sekitar pukul 21.55 WIB. Encore tak berlangsung lama karena Tyson tiba-tiba naik ke atas pentas membacakan "surat cinta" karangannya untuk Indonesia.

Selepas berteriak "f*** terorism" lagu 'Give You Hell' dipersembahkan AAR bagi para orang usil yang mencoba memecah belah Indonesia. "Please, never forget us Jakarta," ujar Tyson sebelum meninggalkan pentas tepat pukul 22.15 WIB.

Bra Pink
Di tengah konser, tiba-tiba sebuah bra melayang ke arah Tyson. Dengan canda vokalis yang memang sedikit usil itu mengambilnya.

"Lihat apa yang saya temukan. Ternyata di sini tak ada bedanya dengan negara kami," tuturnya sembari mengacungkan bra tersebut.

Sepanjang satu lagu bra pink dari penonton itu jadi pajangan di stand mic Tyson. Wow..

"Surat Cinta"

Kepada seluruh penduduk Jakarta, kami tidak takut! Kami berdiri di depan kalian enola untuk takut. Rasa takut hanya untuk orang yang lemah dan kami tidak demikian.

Kami di sini dengan kekuatan musik dan melodik, berdiri untuk melawan para bajingan tersebut. Untuk para teroris.

Malam ini spesial karena kami menyatakan merdeka! Malam ini spesial karena kami semua independen dan bumi bergetas untuk merayakan kemerdekaan Indonesia.

Sekali lagi kami tidak takut. Orang bilang kami harus takut datang ke sini. Kami bermain ke sini tak hanya sebagai band, tapi sebagai bagian dari kalian. Nyatakan f*** untuk teroris dan berharap mereka mendapatkan neraka yang layak.


Demikian kurang lebih isi surat yang mendadak di tulis Tyson untuk Indonesia. Mereka juga sedikit bermain-main dengan warna logo AAR yang berubah menjadi merah putih. Biasanya logo tersebut berwarna biru. Love you too AAR!
(yla/yla)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads