Tutup Usia Sebelum Konser, Jacko Bisa Dituntut

Tutup Usia Sebelum Konser, Jacko Bisa Dituntut

- detikHot
Jumat, 26 Jun 2009 12:00 WIB
Tutup Usia Sebelum Konser, Jacko Bisa Dituntut
Los Angeles - Salah satu yang terguncang berat karena kematian Michael Jackson adalah promotor konser di London, AEG Live. AEG kini tengah mempelajari kontrak untuk mengklaim Rp 410 miliar kerugian yang sudah dikeluarkannya sebelum konser Jacko 13 Juli mendatang.

Seperti telah diberitakan, mulai 13 Juli 2009 Jacko akan menggelar konser bertajuk 'This is It' di 02 Arena, London. Konser yang akan digelar 50 kali pertunjukan itu akan terus berlangsung sampai Maret 2010 di tempat yang sama.

Untuk konser yang tinggal tiga pekan lagi itu promotor telah mengeluarkan dana di muka sebesar US$ 40 juta atau sekitar Rp 410 miliar. Harga itu termasuk bayaran Jacko di muka dan ongkos produksi. Demikian detikhot kutip dari Billboard, Kamis (26/6/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bahkan perkembangan terakhir dari situs resmi AEG, produsen kristal Swarovski sudah berkomitmen untuk memboyong 300 ribu kristal ke atas panggung Jacko. Kristal yang akan membuat konser raja pop itu makin berkilau terdiri dari 53 macam bentuk, 40 macam ukuran, dan 27 macam warna.

Penjualan tiket sudah mencetak harga US$ 85 juta. Pembeli tiket pun berdatangan dari Eropa sampai Afrika. Hasil penjualan tiket termasuk tiket VIP diperkirakan akan menembus angka lebih dari US$ 100 juta.

AEG mengaku telah mengasuransikan konser ini. Untuk kepentingan tersebut ketika itu Jacko telah menjalani tes kesehatan dan lulus dengan hasil yang cukup baik.

Walau lulus tes kesehatan, tetapi jika dari hasil penyidikan ditemukan ayah tiga anak itu berpulang karena overdosis obat atau kondisi yang sudah diderita sebelumnya maka asuransi tak akan mengganti kerugian. Namun jika ditemukan celah dalam kontrak kalau penembang 'Billy Jean' itu akan mengembalikan uang yang diterima jika tidak muncul dalam konser maka ada harapan AEG bisa mengajukan kasus ini ke pengadilan untuk meminta ganti rugi.

Jika AEG mengajukan klaim ke pengadilan maka diperkirakan mereka bukan satu-satunya perusahaan yang masih berebut harta dengan Jacko pasca kematiannnya. Menurut Wall Street Journal, hingga akhir hayatnya pria yang memulai karir di grup Jackson Five tersebut masih terlilit hutang hingga US$ 500 juta. (fta/yla)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads