"Kalau aku sih bagaimana sikap positif aja. Kalau dibilang sebagai band kampungan, silahkan. Kita juga nggak nyalahin mereka. Saya berjalan dengan ST12 biar bisa digemari," jelas Charlie saat dihubungi detikhot via ponselnya, Sabtu (25/4/2009).
Menurut pencipta lagu 'Hancur Hatiku' itu, musik pop melayu yang diusung ST12 terbukti banyak yang suka.Menurut Charlie, musik itu bukan dilihat dari bagus atau tidak, namun bagaimana musik itu disukai oleh orang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Apapun kata orang, kita bisa membuktikan pasar kita," tandasnya.
Tahun ini ST12 akan kembali membuktikan kalau musik melayu masih digemari masyarakat Indonesia. Mei mendatang ST12 akan kembali merilis album repackage. Akan ada 4 lagu baru di album ini.
"Kita pengen menunjukkan eksistensi dan menggali karya terus. Kenapa album repackage karena lagu-lagu di album sebelumnya juga masih banyak yang suka," tandas Charlie. (ebi/kee)











































