Honor Tak Dibayar, Afgan Menganggur di Tahun Baru

Honor Tak Dibayar, Afgan Menganggur di Tahun Baru

- detikHot
Minggu, 04 Jan 2009 11:31 WIB
Honor Tak Dibayar, Afgan Menganggur di Tahun Baru
Jakarta - Malam pergantian tahun selalu menjadi daya tarik bagi banyak artis karena honor pekerjaan yang ditawarkan selalu lebih besar. Namun penyanyi Afgan harus rela menganggur di malam tahun baru karena honor yang dijanjikan tak kunjung dibayar.

Rencananya pelantun 'Terima Kasih Cinta' itu akan manggung di Water Boom Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara pada 31 Desember 2008 malam. Perjanjian kerjasama pun sudah ditandatangani manajemen Afgan dengan Orange Event Organizer yang mengaku mewakili Water Boom PIK pada 12 Desember 2008. Saat itu pihak Orange juga sudah membayar uang muka sebesar 10 persen dari keseluruhan nilai kontrak.

Pihak Orange juga menjanjikan akan membayar sisa uang kontrak sebesar 40 persen pada 31 Desember 2008 dan sisa 50 persennya lagi selambat-lambatnya 15 hari setelah manggung. Namun menurut manajemen Afgan, saat pihaknya menagih sisa pembayaran 40 persen pada 31 Desember, pihak Orange mangkir. Pihak Orange melalui Trissya, malah menawarkan surat BPKB mobil beserta mobilnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ya kami tidak menerimanya dan membatalkan kontrak itu," ujar Naldy Nazar Haroen dari Wanna Be Manajement selaku manajemen Afgan, saat ditemui di kantornya di kawasan Radio Dalam, Jakarta Selatan, Sabtu (3/1/2009) malam.

Naldy mewakili Afgan mengaku sangat kecewa dengan sikap tidak profesional yang ditunjukkan Orange Event Organizer. Pihaknya mengaku telah menolak sejumlah tawaran manggung karena honor yang dijanjikan pihak Orange lebih besar.

Kabarnya Afgan dijanjikan akan dibayar ratusan juta rupiah. Namun Naldy enggan merinci berapa besar honor yang sudah disepakati.

Yang pasti Naldy memberi waktu 2 hari kepada Orange Event Organizer untuk bertanggung jawab atas kerugian yang telah diterima pihaknya. (fjr/fjr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads