Nuno duduk santai di atas kursi dan mengganti gitarnya. Setelah bermain solo sesaat, Gary muncul dan menyanyikan bait awal 'Love of my Life' milik Queen.
Sayang Nuno urung membawakannya lengkap satu album. Melodi 'Stairway to Heaven' Led Zeppelin melantun. Namun akhirnya mereka memutuskan menembangkan 'More Than Words'.
Penonton kompak nyanyi bersama. Nuno dan Gary sangat "dekat" dengan penonton. Sebelum mengakhiri lagunya keduanya tos dengan tangan mengepal.
Lagu 'Ghost' dari album baru Extreme dibawakan. Nuno bermain piano tak kalah atraktifnya dibanding mencabik gitar. Sayang sound kurang mendukung, suara dengung feedback berkali-kali terdengar.
'Flying Wounded Bumblebee' juga dibuka Nuno dengan parodi. Saat Nuno bermain melodi, Pat menghentikan permainan Nuno dan mulai mencabik bassnya.
Pukul 22.10 WIB, Extreme pamit. Encore terjadi. Hanya 2 menit berlalu para personel Extreme kembali ke pentas. Dua lagu andalan mereka pun melantun.
"Kami sing buat kalian semua," teriak Nuno.
Tembang penutup mulai melantun. Empat lagu Queen dibawakan medley, satu di antaranya yaitu 'I Want to Break Free'. Lagu medley ini pernah dibawakan Extreme saat bermain dalam acara 'Tribute to Fredy Mercury' tahun 90an.
Konser berakhir tepat pukul 22.40 WIB. Sekitar 3 ribu penonton yang memadati Tennis Indoor benar-benar terpuaskan. Sebelum pertunjukan berakhir, Extreme berpamit dengan ramah seolah tak mau beranjak. Bravo guys!
(yla/eny)











































