Sudah 2 dua tahun ini, panitia penyelenggara tidak mendapatkan keuntungan dari penyelenggaraan JakJazz. Maestro Jazz Ireng Maulana mengungkapkan kalau penyelenggara JakJazz pada 2007 lalu menanggung kerugian sebesar Rp 2 miliar.
"Tahun lalu, Jakjazz sebenarnya rugi sekitar Rp 2 M. Penyelenggaraan sebelumnya juga rugi," ucapnya saat ditemui di konferensi pers Jakjazz di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (26/11/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diselenggarakan pada 28-30 November 2008, panitia sudah mengeluarkan biaya Rp 7,8 miliar untuk mendatangkan band-band Jazz kelas wahid dari Amerika Serikat, Inggris, dan Jepang. Di antaranya, Kyoto Jazz Massive, Open Hands dan Yellow Jacket. (hkm/eny)










































