"Ada banyak SMS ke pegawainya, yang meminta dan mendesak, nominalnya itu sekitar Rp 5 miliar," ujar kuasa hukum Inul, Hotman Paris, saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (10/11/2008).
Siapa pengirim SMS tersebut? Tidak jelas. Inul dan Hotman masih melakukan penyelidikan.
SMS itu bisa jadi buntut dari dilaporkannya Inul ke polisi oleh Andar Situmorang. Ia dituduh melakukan pembajakan.
Andar mengatasnamakan Dedy Dores dan sejumlah musisi. Pengakuan tersebut tak begitu saja diterima Inul.
Menurut Hotman, Dedy sudah menyatakan tak lagi memakai Andar sebagai pengacara. Jadi siapa yang melaporkan Inul? Hotman masih mempelajari dulu kasus yang menimpa pemilik goyang ngebor itu.
"Yang pasti banyak orang iri sama Inul karena sekarang punya banyak karaoke," tandasnya.
(eny/eny)











































