Hal tersebut diungkapkan Tantri (vokal), Posan (drum), Cella (gitar) dan Chua (bass) ketika menggelar jumpa pers di Hotel Akmani, Jl. KH Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Rabu (9/12/2009). Keempatnya mengaku tengah bersenang-senang dengan karir yang dijalaninya sekarang ini.
"Kita senang banget yang jelas bisa begini. Asal jangan sampai jadi orang yang lupa diri. Harus tetap biasa-biasa aja," ujar Posan kepada detikhot.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kotak membuka perjumpaan dengan single yang diberi tajuk 'Pelan-pelan Saja'. Lagu tersebut adalah hasil duet Kotak dengan Dewiq. Kebetulan suami Dewiq, Pay 'BIP' kembali berperan sebagai produser. Sejak Kotak merilis album perdananya, Pay memang sudah mendampingi mereka.
"Nggak munafik, Dewiq adalah seorang hits maker. Kita juga kerja bareng suaminya. Kondisinya kita selalu berada di studio dia (Palu Studio-red) dan mungkin dia gatel ngedenger lagu kita. Akhirnya kita minta tolong dan bangga banget dibantuin Dewiq," jelas Tantri sang vokalis.
'Pelan-pelan Saja' berkisah tentang seseorang yang diselingkuhi dan putus cinta. Tapi ia kemudian berusaha untuk bangkit dari keterpurukannya. Tak perlu terburu-buru namun pelan-pelan saja melupakan cintanya itu. Lagu tersebut bernuansa ballad dengan balutan lirik sederhana.
"Berharap terus di atas pasti. Dulu waktu lagu 'Masih Cinta' kita nggak berpikir lagunya akan naik. Jadi kita serahkan saja sama Kerabat Kotak (sebutan untuk fans Kotak-red), sama yang dengar," jelas Tantri.
Hingga kini, Kerabat Kotak yang terdaftar telah mencapai lima ribu orang. RBT lagu 'Masih Cinta' milik Kotak juga telah diunduh oleh lebih dari satu juta pengguna ponsel.
"Dulu kita keluar lewat 'Beraksi' yang sangat ngerock. Sekarang dibuka lagu ballad. Tapi unsur rocknya nggak hilang sama kali. Emang salah ya kalau bikin lagu ballad? Bahkan sekarang Kerabat Kotak yang gabung di kita itu cewek-cewek. Kalau dulu kan banyak laki-laki yang dandan hitam-hitam dan mulutnya bau anggur," jelas Posan.
Hal positif inilah yang akhirnya membuat Kotak merasa harus lebih perhatian dengan musiknya. Karena di album ketiga ini Kotak lebih mengutamakan selera pasar dan panggung. Idealis mereka pun dilebur ke dalam dua hal tersebut.
"Sekarang dominan panggung 60 persen dan pasar 40 persen. Karena kalau kita bawain di panggung asyik terus penontonnya bisa nyanyi bareng itu jadi kepuasan tersendiri bagi kita," tandas Tantri.
Album ketiga Kotak tersebut rencananya dirilis pada Februari mendatang. Menunggu album dirilis, Kotak masih sibuk pentas di beberapa tempat sambil menunggu materi-materi barunya bisa dibawakan.
"Ini momennya pas aja. Kerabat Kotak juga udah pada nanyain mana lagu barunya. Senangnya ditanyain begitu, jadi bikin semangat," lanjut Tantri.
(yla/eny)











































