"Memang sengaja kita nggak mau bikin banyak karena orang yang memiliki jadi terbatas, eksklusif. Di dalam CD album ini juga ada nomor serinya, frame photo, pin dan kaos," ujar bassis Naif, Emil dalam jumpa pers di Hard Rock Cafe, Plaza EX, Jakarta, Rabu (22/10/2008).
Begitu eksklusifnya album tersebut, diakui para personel Naif, mereka pun tak mendapatkan album itu secara gratis. Para personel Naif membeli album yang tidak dijual di toko-toko musik itu.
Double album yang dirilis eksklusif itu dinamai 'A Night at Schouwburg.' Nama Schouwburg, menurut vokalis Naif, David, adalah nama Institut Kesenian Jakarta di zaman Belanda.
Album 'A Night at Schouwburg' dijual melalui situs resmi mereka dengan harga Rp 150 ribu. Harga tersebut menurut Emil cukup murah bila dibandingkan album-album eksklusif yang dirilis musisi-musisi luar negeri.
"Mereka bisa menjual 500 ribu sampai 1 juta," ujarnya.
Album 'A Night at Schouwburg' merupakan album pertama dari tiga album Naif yang akan dibuat secara live. Penggarapan album tersebut, diakui David, paling cepat dibanding album-album Naif sebelumnya.
"Cuma sebulan. Rekamannya aja cuma satu malam. Ini album terjujur yang pernah dibikin," tuturnya.Β (eny/eny)











































