"Gue trauma sama orang yang pakai topeng, penutup kepala. Rumah gue pernah dirampok dan dia nodong pisau ke nyokap gue," kisahnya saat berbincang dengan detikhot di lokasi syuting Romeo dan Juliet di Pintu Tol Pondok Aren-Bintaro, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.
Saat ibunya ditodong pisau, Sissy melihat dengan mata kepalanya sendiri. Untungnya sang perampok tak melihatnya karena ia tertutup oleh selimut.
Meski sudah lewat beberapa tahun, tetap saja kejadian perampokan yang terjadi sekitar tahun 2002 itu masih menyisakan trauma. Trauma itu pun kembali menghinggapinya ketika syuting 'Romeo dan Juliet.'
Ketika ditemui detikhot Sissy baru saja menyelesaikan suatu adegan yang menurutnya penuh ketegangan. Dikisahkan ia berada dalam sebuah bus yang dibajak.
"Ribut dalam bis, bis gue kacanya dipecah-pecahin, gue nggak suka sama kekerasan, anarkisme gue nggak suka. Tegang banget deh tadi, sampai nangis," urainya.
'Romeo dan Juliet' menurut Sissy adalah film pertamanya yang memuat adegan action. Sebelumnya kekasih pembalap Rifat Sungkar itu main dalam film drama percintaan seperti 'Ada Apa Dengan Cinta?' dan 'Cintapuccino.'
(eny/eny)











































