"Kita akan ganti judul jadi Mau Lagi tanpa ML," ujar Shanker saat ditemui di kantor Lembaga Sensor Film (LSF) Jl. MT. Haryono, Jakarta Selatan, Rabu (14/3/2008).
Shanker berada di kantor LSF untuk menemui perwakilan mahasiswa yang melakukan demo pada filmnya. Produser Indika Entertainment itu menemui beberapa mahasiswa di lantai 7 kantor LSF bersama Wakil Ketua LSF, Sucipto.
Dari pertemuan tersebut disepakati, film ML ditunda penayangannya sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Lagipula menurut Shanker, memang filmnya belum selesai disensor.
Beberapa waktu LSF melakukan pensesoran ulang pada ML. Sekitar 15 meter film yang dibintangi Ratu Felisha itu digunting LSF.
"Sensor itu benar-benar membuat film kita itu jumping," sesal pria yang juga memproduseri film 'Terowongan Casablanca' dan 'Hantu Jeruk Purut' itu.
Karena banyak adegan yang jumping, Shanker pun melakukan syuting ulang. Hal tersebut menambah kerugian yang dideritanya.
"Berapa persisnya saya tidak mau menyebutkan, mungkin miliaran nyampe lah untuk sebuah film," ungkapnya.
(eny/eny)











































