Mahasiswa Minta Izin 'ML' Dicabut

Mahasiswa Minta Izin 'ML' Dicabut

- detikHot
Rabu, 14 Mei 2008 13:26 WIB
Mahasiswa Minta Izin ML Dicabut
Jakarta - Setelah MUI, satu lagi yang menuntut agar film Mau Lagi (ML) tak ditayangkan. Sekitar 500 mahasiswa berdemo di Lembaga Sensor Film, menuntut izin tayang film yang dibintangi Ratu Felisha itu dicabut.

"Demo ini bukan hanya untuk film ML saja. Bukan film ML aja yang kita protes, kita kecam. Tapi film-film sebelumnya seperti BCG, Virgin, Arisan dan Quickie Express. Film-film itu bukanlah film yang mendidik," tegas Koordinator demo mahasiswa tersebut, Ivan Ahda yang mengaku dari Universitas Indonesia, saat ditemui di Gedung LSF, Jl. MT. Haryono, Jakarta Selatan, Rabu (14/5/2008).

Sekitar 500 mahasiswa bersatu dalam Aliansi Pemuda Selamatkan Bangsa. Aliansi itu di antaranya terdiri dari organisasi seperti Amorno (Aliansi Masyarakat Anti Porno), FIM (Forum Indonesia Muda), ASA Indonesia (Aliansi Selamatkan Anak Indonesia) dan LMPI (Lembaga Manajemen Pendidikan Indonesia).

Para pendemo datang ke kantor LSF dengan berjalan kaki dan menggunakan beberapa truk serta mobil. Selain orasi mereka juga membentangkan sejumlah spanduk dan poster.

Beberapa yang ditulis di spanduk dan poster adalah, 'Usir Produser Film Cabul,' 'LSF=Lembaga Senang Porno' dan 'ML, Maksud Lho Maksiat Lagi, Puas, puas.'

Rencananya lima orang perwakilan dari pendemo akan ditemui oleh Wakil Ketua LSF Sucipto. Ketua LSF, Titi Said berhalangan hadir.
(eny/eny)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads