'ML' Bukan Sex Education

'ML' Bukan Sex Education

- detikHot
Senin, 12 Mei 2008 15:41 WIB
ML Bukan Sex Education
Jakarta - Film 'ML (Mau Lagi?)' belum dapat izin edar dari Lembaga Sensor Film (LSF). Ferry Irawan, pemain sekaligus associate produser film garapan Indika Entertainment pun berusaha menarik simpati masyarakat.

Kata Ferry, film yang banyak disensor LSF itu bukan rekayasa. Melainkan berdasar pengalaman nyata yang didapat melalui riset terhadap pelaku free sex dan penganut pergaulan bebas.

"Film ini bukan sex education, tapi lebih memberitakan ke masyarakat bahwa itu kampanye anti pergaulan bebas," jelasnya saat ditemui detikhot usai diskusi di Gedung Film Jl M.T Haryono, Jakarta Selatan, Senin (12/5/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut mantan pacar Cici Paramida tersebut, ia juga ikut dalam proses bedah skenario. Diakui olehnya, 'ML' mendapat tanggapan keras. Namun Ferry bersikeras, film yang dibintangi Ratu Felisha itu tak berbahaya.

"ML itu akronim. Kata yang kita satukan dari Mau Lagi. Mau lagi-nya juga bukan porno kok. Mau lagi kena penyakit, apa mau lagi hubungan bebas," papar aktor kelahiran 9 Februari 1977 itu soal judul yang dinilai menjurus.

Walau peluncuran 'ML' ditunda, Ferry mengaku tak takut ada masalah. Bahkan jika kelak harus mengganti judul film. Ia berkaca pada film Rudy Soedjarwo 'Pocong' yang mengalami nasib serupa.
(dit/dit)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads