Kata Ferry, film yang banyak disensor LSF itu bukan rekayasa. Melainkan berdasar pengalaman nyata yang didapat melalui riset terhadap pelaku free sex dan penganut pergaulan bebas.
"Film ini bukan sex education, tapi lebih memberitakan ke masyarakat bahwa itu kampanye anti pergaulan bebas," jelasnya saat ditemui detikhot usai diskusi di Gedung Film Jl M.T Haryono, Jakarta Selatan, Senin (12/5/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"ML itu akronim. Kata yang kita satukan dari Mau Lagi. Mau lagi-nya juga bukan porno kok. Mau lagi kena penyakit, apa mau lagi hubungan bebas," papar aktor kelahiran 9 Februari 1977 itu soal judul yang dinilai menjurus.
Walau peluncuran 'ML' ditunda, Ferry mengaku tak takut ada masalah. Bahkan jika kelak harus mengganti judul film. Ia berkaca pada film Rudy Soedjarwo 'Pocong' yang mengalami nasib serupa.
(dit/dit)











































