'ML (Mau Lagi)' yang akan tayang 15 Mei mengisahkan tentang Wisnu yang jengah dengan kehidupan seks bebas teman-temannya. Di sisi lain teman Wisnu, Mario khawatir kalau temannya itu homo. Mario dan Wisnu kemudian taruhan untuk membuktikan kalau Wisnu sudah tidak perjaka lagi.
Meski belum tayang, 'ML (Mau Lagi)' sudah dianggap sebagai salah satu film yang tidak mendidik. Aliansi Masyarakat Anti Film Porno (AMAFP) menggelar aksi moral di depan pusat perbelanjaan Bandung Indah Plaza (BIP), Jumat (25/4/2008). Mereka menolak peredaran film seperti 'ML', 'Drop Out' dan 'Tali Pocong Perawan'.
Menanggapi pencekalan tersebut, Thomas sebagai sutradara 'ML (Mau Lagi)' meminta para pendemo untuk menonton filmnya dulu. Jika para pendemo sudah menonton kemudian menolak, pria yang juga pernah menyutradarai 'Gue Kapok Jatuh Cinta' itu baru menerima.
"Nonton dulu deh filmnya baru kasih komentar lagi," katanya saat berbincang dengan detikhot melalui telepon Jumat (25/4/2008).
Menurut Thomas, filmnya justru mengadung banyak pesan moral. Dari awal film ditunjukkan bahwa melakukan hubungan seks di luar nikah memiliki banyak risiko.
Pria bertubuh tinggi itu menduga, pencekalan pada 'ML (Mau Lagi)' terjadi karena sejumlah orang sudah terprovokasi pada poster dan trailer film produksi Indika Entertainment tersebut. Diakui Thomas, dalam trailer memang cukup banyak adegan menggoda.
"Sengaja memang iklannya begitu, tapi aslinya nggak separah itu," tukasnya.
Film yang syutingnya dilakukan sejal awal 2008 itu diceritakan Thomas, sebenarnya sudah ingin ia buat sejak 2004. Namun ketika itu belum ada produser yang berminat. Kini ketika genre komedi dewasa tengah trend, 'ML (Mau Lagi)' akhirnya siap dirilis.
Selain Thomas Nawilis ada juga Awi Suryadi yang terlibat sebagai penulis skenario 'ML (Mau Lagi)'. Sedangkan pendukung film ini di antaranya adalah Ratu Felisha, VJ Marissa, Olga Syahputra dan Gusti Randa.
(eny/eny)










































