Sebelumnya anggota DPRD Riau banyak yang mengkritis jalannya FFI di Pekanbaru pertengahan tahun 2007 lalu. Tapi ketika dilakukan hearing, Senin (21/1/2008) antara Komisi D dengan Dinas Pariwisata, banyak anggota dewan yang lebih memilih diam. Dari sejumlah fraksi yang tergabungΒ di komisi itu, hanya fraksi PKS yang menyatakan tidak puas atas penjelasan Dinas Pariwisata Riau selaku penyelenggaran FFI 2007.
Dalam pertemuan itu, Kepala Dinas (Kadis) Pariwisata Riau Joni Irwan yang juga adik ipar Gubernur Riau, Rusli Zainal tersebut menyebutkan, bahwa pelaksanaan FFI di Pekanbaru berjalan lancar dan sukses. Dari jumlah dana yang disediakan Rp 7,2 miliar, hanya terpakai Rp 6,1 miliar.
βMasih ada sisa anggaran Rp1,1 (miliar-red) yang akan kami kembalikan ke kas daerah. Kami juga siap untuk dilakukan audit oleh pihak BPKP,βΒ terang Joni Irwan.
Penjelasan Kadis Pariwisata Riau itu, tidak mendapat kritikan apapun dari sejumlah anggota Komisi D DPRD Riau. Anggota komisi terkesanΒ bungkam atas penjelasan panitia walau tidak merinci secara jelas soal penggunaan dana publik itu.
Bungkamnya sejumlah anggota dewan itu menimbulkan kabar tak sedap. Diduga sebelum dilakukan hearing pihak panitia sudah melakukan lobi-lobi politik ke sejumlahΒ anggota dewan. Lobi itu dilakukan agar anggota dewan tidak mempersoalkan soal penggunaan dana tersebut.
βSebelum komisi kita hearing, sejumlah anggota dewan ditelepon sejumlah panitia untuk melakukan deal-deal tertentu. Termasuk saya yang dilobi untuk tidak terlalu mengkritisi atas laporan pertanggungjawaban dana FFI. Mana ada pengguna anggaran yang jujur,β terang angota dewan yang minta namanya tidak disebutkan.
Sedangkan fraksi PKS, Taufik Hidayah, menyebutkan, pihaknya kurang puas atas penjelasan Dinas Pariwisata Riau yang tidak merinciΒ penggunan dana publik itu. Laporan yang diberikan sifatnya global dan tidak terperinci. βSaya kurang puas atas laporan panitia FFI.Β Kami berharap penggunaan dana APBD ini sebaiknya diuadit saja,β terang Taufik.
Indikasi lain yang sulit dipertanggungjawabkan, panitia FFI adalah, soal mereka mengklaim menganggarkan dana juga di luar media pantnerΒ SCTV. Dana itu disalurkan untuk TV swata lainnya dalam mendukungΒ liputan FFI yakni, RCTI, Indosiar, Global TV, MetroΒ TV, TPI, Trans TV, Antv, Trans7 , Lativi, TVRI.
Tapi sejumlah wartawan TV di Pekanbaru merasa tidak pernahΒ dilibatkan dalam acara FFI. βItu cuma akal-akalan panitia saja menyebut sejumlah tv swasta nasional ikut dilibatkan dalam acara FFI,βΒ kata wartawan TV yang enggan disebukan namanya. (cha/eny)











































