Panitia FFI Jawab Kisruh Dana Rp 2 M ke SCTV

Panitia FFI Jawab Kisruh Dana Rp 2 M ke SCTV

- detikHot
Rabu, 12 Des 2007 20:06 WIB
Panitia FFI Jawab Kisruh Dana Rp 2 M ke SCTV
Jakarta - Dana siaran langsung FFI di Pekanbaru yang ditayangkan di SCTV sebesar Rp2 miliar menjadi polemik. Panitia daerah dan pusat, menggelar jumpa pers untuk menjawab polemik tersebut.
Β  Β 
Hadir dalam jumper pers itu, Ketua Panitia FFI Daerah Mambang Mit yang juga sebagai Sekda Riau,Β  Ketua FFI Pusat Wira Armada yang juga Anggota Dewan Pers dan Sekjen PWI Pusat. Ada juga Sekretaris FFI Daerah yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan selaku pelaksana FFI di Pekanbaru.
Β  Β 
Berikut petikan pertanyaan wartawan soal dana siaran ke SCTV sebesar Rp 2 miliar dalam jumpa pers di Kantor Gubernur Riau, Jl. Sudirman, Pekanbaru:

Siaran FFI kan layak jual, tapi kenapa mesti panitia membayar siaran Rp 2 miliar ke SCTV?
Β  Β 
Sebenarnya dananya sekitar Rp1,9 miliar yang kita bayarkan ke SCTV. Dana itu untuk pembayara kru SCTV yang akan bekerja di lapangan nanti. Selanjutnya juga membayar honor artis Rp550 juta.

Lantas pemasangan iklan disela-sela acara itu siapa yang berhak menerimanya?

Wah kami selaku panitia daerah tidak sampai memikirkan ke sana. Masalah ini agaknya harus dibicarakan kembali antara kami dengan panitia pusat. Tapi yang jelas, dana Rp 1,9 miliar kita berikan keΒ  SCTV karena untuk membayar sejumlah rangkaian acara FFI. Artinya, selain malam puncak, SCTV sudah menayangkan sejumlah acara pendukung lainnya yang diselenggarakan di Pekanbaru.

Berarti selain panitia mesti bayar Rp 1,9 miliar ke SCTV, iklan yang masuk pun milik SCTV juga? (Desakan pertanyan wartawan ini, membuan panitia saling pandang. Mereka seperti bingung harus menjawab apa).
Β  Β 
Beginilah, soal iklan yang siapa mendapatkannya, terus terang kami panitia daerah tidak tahu persoalan ini. Kami akan membahasnya kembali.
Β  Β 
Kalau begitu, SCTV tidak membayar hak siarannya ke panitia?

Kami tidak tahu apakah SCTV bayar apa tidak ke panitia. Yang jelas, kami panitia daerah tidak pernah menerima dana royalti atas hak siaran dari SCTV.
Β 
Kalau begitu apa dasar panitia mesti bayar siaran Rp 1,9 miliar ke SCTV?
Β  Β 
Sudahlah, kami panitia daerah tidak mengetahui masalah kontrak siaran ke SCTV ini.

Kalau begitu kontrak siaran dilakukan Panitia FFI Pusat dengan SCTV langsung?
Β 
Kami memilih SCTV karena mereka televisi terbaik di Indonesia saat ini, itu saja. Dan televisi yang pertama yang menyodorkan proposal untuk menayangkan langsung FFI.

Berapa SCTV bayar ke panitia untuk mendapatkan hak siar (broadcasting rate) siaran langsung itu?

Wah saya nggak tau. Emang broadcasting rate itu apa? Pengertiannya apa? Biar kita tahu juga. Yang pasti kami nggak ada mendapat dana itu. Β 

(cha/eny)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads