"Ya mohon maaf, masyarakat umum memang hanya kami sediakan di luar gedung. Jadi masyarakat hanya bisa menyaksikan malam puncak hanya lewat layar monitor yang sudah kami sediakan," kata Humas FFI Daerah Riau, Sutrianto dalam perbincangan dengan detikhot Rabu (12/12/2007) di Pekanbaru.
Menurut Sutrianto yang juga Ketua PWI Riau itu, sebenarnya panitia sudah mencoba mencari solusi agar malam puncak FFI dapat dinikmati langsung masyarakat. Awalnya panitia ingin membuat panggung di lapangan terbuka.
"Tapi kalau pangung terbuka, rasanya tidak mungkin. Alhasil panitia menetapkan malam puncak FFI dilaksanakan di gedung teater tertutup Indrus Tintin dan jumlahnya sangat terbatas," terang Sutrianto.
Gedung Idrus Tintin hanya mampu menampung penoton 600 orang. Dari jumlah itu, sekitar 250 orang khusus untuk kalangan artis dan insan film. Sedangkan sisa tempat duduk yang tersedia di gedung itu, menurut Sutrianto untuk kalangan pejabat pemerintah dan tokoh masyarakat Riau.
"Masyarakat umum memang tidak dapat masuk ke gedung tersebut. Sebab, undangan hanya untuk kalangan pejabat pemerintah daerah ditambah tokoh masyarakat Riau," ujarnya.
Janji palsu Pemrov tersebut membuat sejumlah masyarakat di Pekanbaru kecewa. Ihwanul Husna (34) seorang salah satu karyawan perusahaan telekomunikasi termasuk salah satunya.
"Kalau ternyata masyarakat umum sepertii kita ini menonton lewat layar lebar, ya lebih nonton di rumah saja. Kalau nonton di lapangan terbuka malah susah, apalagi sekarang musim hujan, ya mending kita nonton FFI lewat siaran televisi di rumah saja, bisa santai dan kumpul sama keluarga," ujar Husna.
Sedangkan Amri Umul (21) mahasiswa Universitas Islam Riau menilai, Panitia FFI Daerah sudah melakukan diskriminasi. Sebab menurutnya, pelaksanaan FFI itu dananya bukan berasal dari kantong para pejabat di Riau melainkan dari dana masyarakat.
"Kenapa giliran untuk menonton dibatasi hanya untuk pejabat serta keluarganya. Memangnya yang bayar acara itu dari uang pejabat Riau apa?. Itu sebabnya, kami akan turun ke jalan untuk memboikot acara FFI itu," tegas Amri yang kemarin ikut acara demo penolakan FFI di Kantor Gubernur Riau. (cha/eny)











































