Dalam orasinya di depan pintu pagar sebelah utara kantor Gubernur Riau itu, mereka menyebut, acara FFI hanya menghamburkan dana rakyat. Para mahasiswa yang jumlahnya sekitar 40-an tersebut ingin memaksa masuk ke halaman kantor gubernur. Namun niat mereka dihalangi petugas Satpol PP dan pintu pagar kantor Gubernur Riau yang terbuat dari besi setinggi 2 meter juga ditutup rapat.
Walau tidak diizikan masuk ke halaman kantor, para pendemo tidak surut untuk terus berteriak menolak FFI. Mereka silih berganti menyampaikan kekesalannya pada Gubernur Riau Rusli Zainal yang meloloskan acara FFI .
Para mahasiswa menyebut, pelaksanaan FFI di Riau sama sekali tidak ada manfaatnya, terutama bagi adat resmi Melayu. Mahasiwa menuding semua yang ada di FFI bersifat hedonis dan tidak mendidik.
"Daripada FFI, kenapa tidak sekalian aja buat acara seks bebas. Enak-anak saja Deddy Mizwar itu bawa rombongan artis ke Pekanbaru, lantas rakyat Riau yang menanggung dananya," teriak mahasiswa.
Ironisnya, di saat para selebriti pesta di FFI dengan dana APBD Riau, Pemprov Riau juga mendengungkan program pemberantasan kemiskinan dan kebodohan serta infrastruktur (K2i). Dalam data statistik di Pemprov Riau, sampai saat ini jumlah angka orang miskin terus meningkat. Dari jumlah penduduk Riau 4,7 juta jiwa, 23,4 persen penduduk, miskin.
"Lantas apa hubungannya acara FFI dengan program Gubernur Riau Rusli Zainal yang mengkedepankan K2i itu. Rakyat Riau tidak akan dapat manfaat dari pelaksanaan ini. Yang ada kita sebagai tuan rumah, hanya menanggung kerugian besar dari acara itu," tulis Koordinator Lapangan BEM UIN, Fahktira Qadri dalam surat pernyataannya.
Bila FFI tetap saja dilaksanakan, para mahasiswa berjanji akan menurunkan massa lebih banyak lagi. Apalagi sejumlah kampus lainnya seperti UNRI dan Universitas Islam Riau juga sudah melakukan penolakan yang sama.
"Jika tuntutan ini tidak direalisasikan, maka kami akan menurunkan massa dari seluruh kampus yang ada. Dan kami akan memboikot acara FFI," tegas Qadri. (cha/eny)











































