Film Tanah Runtuh di Mata Jusuf Kalla

Film Tanah Runtuh di Mata Jusuf Kalla

Mauludi Rismoyo - detikHot
Sabtu, 20 Jun 2026 20:15 WIB
film tanah runtuh
Film Tanah Runtuh di Mata Jusuf Kalla. (Foto: ist)
Jakarta -

Denny Siregar Production menggelar acara screening khusus untuk film terbaru yang berjudul Tanah Runtuh. Acara nonton bareng (nobar) ini terasa sangat spesial karena dihadiri langsung oleh mantan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla (JK), bersama para pemuka agama lintas iman.

Film Tanah Runtuh mengambil latar belakang konflik bernuansa agama yang pernah melanda daerah Tanah Runtuh, Poso, Sulawesi Tengah. Alurnya berfokus pada kisah menyentuh dua kakak beradik, Kai (diperankan oleh Yoan) dan Ringgo (Ridho Khaliq), seorang anak dengan Down Syndrome, yang terpisah dari ibu mereka di tengah berkecamuknya konflik. Dalam perjuangan bertahan hidup, mereka bertemu dengan Idham, seorang anggota polisi yang diperankan oleh aktor papan atas Vino G Bastian.

Kehadiran Jusuf Kalla dalam acara nobar bukan tanpa alasan. Dia adalah salah satu tokoh kunci yang sangat dihormati atas perannya dalam mendamaikan konflik Poso di masa lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lantas, bagaimana tanggapan JK setelah menyaksikan film yang disutradarai oleh sutradara kawakan Rudi Soedjarwo ini? Usai lampu bioskop menyala kembali, ia langsung memberikan apresiasi.

"Bagus sebagai film. Film itu menceritakan kelompok dengan latar belakang Poso," ujarnya ditemui di Metropole XXI, Jakarta Pusat, Jumat (19/6/2026).

ADVERTISEMENT

Meski begitu, Jusuf Kalla mengingatkan soal pekerjaan rumah yang sesungguhnya adalah bagaimana menjaga kehidupan masyarakat pasca-konflik agar bisa berjalan dengan jauh lebih baik. Ia berharap film Tanah Runtuh tidak sekadar jadi tontonan, tapi juga tuntunan.

"Ya, menjadi pembelajaran. Perlunya selalu tetap memperhatikan kehidupan sosial yang baik, antargenerasi, dan juga saling percaya," tuturnya.

Ketika ditanya apakah pesan toleransi di film Tanah Runtuh masih sengat relate dengan kondisi Indonesia sekarang, JK memberikan jawaban yang menohok.

"Jangan terjadi (lagi)," katanya.

Denny Siregar Production selaku rumah produksi menegaskan nobar ini adalah bagian dari komitmen mereka untuk menjadikan sinema sebagai lem perekat harmonisasi umat beragama di Indonesia. Dengan menggandeng tokoh lintas agama yang dulunya ikut berjuang dalam proses rekonsiliasi Poso, film Tanah Runtuh diharapkan bisa menjadi agent of change.

"Pesan kemanusiaan, dialog, dan toleransi di dalamnya diharapkan mampu mengetuk hati lebih banyak orang," ujar Denny.

Film Tanah Runtuh akan tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia mulai 25 Juni 2026. Selain Vino G Bastian, Yoan, dan Ridho Khaliq, film itu turut dibintangi oleh Sigi Wimala, Jenda Munthe, Tike Priatmakusumah, Sari Koeswoyo, dan banyak lagi.




(mau/wes)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads