Jelang FFI 2007
Garin Nugroho Waspada Plagiat
Jumat, 09 Nov 2007 19:00 WIB
Jakarta - Juri FFI tak mau kecolongan lagi setelah kasus penjiplakan yang dilakukan film 'Ekskul'. Untuk FFI 2007, para juri, salah satunya Garin Nugroho waspada pada para plagiat."Kalaupun si pembuat film itu terinspirasi atau mengadaptasi, itu harus jelas. Kita akan melihat langsung dari ceritanya. Kalau terinspirasi atau mengadaptasi harus ditulis dalam film. Kalau tidak ya itu namanya mencuri," tegas Garin dalam jumpa pers bersama beberapa juri lainnya di XXI Lounge, Djakarta Theater, Jl. MH. Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (9/11/2007).FFI 2007 akan digelar 14 Desember mendatang di Pekanbaru, Riau. Yang bertindak sebagai Ketua Juri kali ini adalah sastrawan Putu Wijaya. Selain Garin, yang juga menjadi anggota juri adalah Didi Petet, Fanny Rahmasari dan Aria Kusumadewa.Bertindak sebagai Ketua Panitia adalah Wina Armada Sukardi. Sama seperti Garin, Wina juga mewaspadai para penjiplak."Apabila ditemukan yang melanggar hak cipta, maka akan langsung dicabut atau dibatalkan untuk menghargai hak cipta. Juri akan tegas dalam mengambil keputusan," urainya.Sedangkan Putu Wijaya menambahkan sebisa mungkin, film yang dianggap menjiplak tidak dimasukkan ke dalam nominasi FFI. "Kalaupun iya dibatalkan tanpa perundingan," ujarnya. (eny/eny)











































