The Hostage's Hero Angkat Kisah Nyata Pembebasan 36 Sandera di Selat Malaka

The Hostage's Hero Angkat Kisah Nyata Pembebasan 36 Sandera di Selat Malaka

Pingkan Anggraini - detikHot
Rabu, 01 Apr 2026 20:33 WIB
Film The Hostages Hero mengisahkan operasi pembebasan 36 sandera di Selat Malaka 2004. Dibintangi Donny Alamsyah, tayang 2 April 2026.
Foto: Dokumentasi
Jakarta -

Aktor Donny Alamsyah hingga Rifky Balweel membintangi film terbaru berjudul The Hostage's Hero. Film ini adalah kisah nyata dari operasi pembebasan 36 sandera di Selat Malaka pada 2004 silam yang dilaksanakan oleh TNI AL.

Operasi itu dilaksanakan awak kapal perang KRI Karel Satsuitubun-356 di bawah komando Laksamana Madya TNI (Purn.) Achmad Taufiqoerrochman.

Taufiqoerrochman lantas menceritakan awal kisah tersebut akhirnya diangkat ke layar lebar. Hal itu bermula dari keinginan Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL), Laksamana TNI Muhammad Ali.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau cerita, jadi mungkin ini diawali dengan inisiatif Kasal untuk mengangkat kisah ini menjadi film ya. Ditugaskanlah produser dengan sutradara ke tempat saya, ke Sukabumi itu. Kemudian saya cerita, ya dari cerita melengkapi dari buku, dibuatlah skrip," ujar Laksamana Madya TNI (Purn.) Taufiqoerrochman dalam keterangan pers, Senin (30/3/2026).

ADVERTISEMENT

Adapun penyusunan skenario film gak lepas dari Taufiqoerrochman dan Kepala Dinas Sejarah Angkatan Laut (Kadisjarahal) Laksamana Pertama TNI I Made Wira Hady Arsanta Wardhana.

Mereka memastikan film tersebut tetap berpijak pada fakta sejarah, sekaligus memiliki daya tarik bagi penonton umum.

Sebab film itu diharapkan dapat menjadi tontonan yang edukatif sekaligus menghibur.

"Jadi kami akan padukan, ini kata-katanya, padukan bahasa operasi dengan bahasa sineas. Ketemulah itu. Makanya saya tahu persis itu yang dilaksanakan. Kemudian kami tulis, saya sendiri yang nulis itu ya, kemudian diolah oleh sutradara," ucap Taufiqoerrochman.

Dia menyadari bahwa sebuah film membutuhkan sentuhan drama agar tidak terkesan kaku seperti film sejarah. Oleh karena itu, dia memberikan keleluasaan kepada sutradara untuk merangkai alur cerita selama garis merah sejarahnya tetap terjaga.

Dalam kesempatan yang sama, dia juga membagikan cerita soal pengalamannya menjaga wilayah laut.

Menurutnya, laut punya karakteristik unik karena tak memiliki batas fisik yang kasat mata.

"Sehingga karakter operasinya itu, laut itu tidak bisa dipagari, tidak bisa diduduki. Laut tuh hanya bisa dikendalikan. Sehingga mengendalikan yang terbaik adalah menggelar kekuatan pada waktu dan posisi yang tepat. Jangan sampai kita datang orang nggak ada gitu kan, nggak ada artinya kan," sambungnya.

Sebagai informasi, The Hostage's Hero adalah film drama aksi militer yang diangkat dari kisah nyata operasi pembebasan sandera di Selat Malaka tahun 2004.

Film tersebut berfokus soal ketegangan di atas kapal MT Pematang yang dikuasai oleh perompak bersenjata.

Fokus utama cerita mengikuti kepemimpinan (saat itu) Letkol Taufiq, perwira TNI Angkatan Laut yang cerdas dan berani, dalam merancang strategi pembebasan yang mustahil.

Dengan taruhan 36 sandera, Letkol Taufiq dan timnya di KRI Karel Satsuitubun-356 berpacu dengan waktu dan gelombang laut yang ganas untuk meluncurkan serangan mendadak demi membawa pulang para sandera dengan selamat.

Selain Donny Alamsyah, film itu juga dibintangi oleh Rifky Balweel, Asri Welas, Bang Tigor, Aditya Herpavi, Chocky Sitohang, Ritassya Wellgreat, dan Brata Santoso.

Film The Hostage's Hero bakal tayang di bioskop Indonesia mulai 2 April 2026.




(pig/mau)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads