Aktris Fanny Ghassani menceritakan salah satu pengalaman paling mencekam selama berakting. Dalam film horor terbarunya berjudul Riba, ia harus mengambil peran sebagai jenazah yang dibungkus kain kafan. Adegan yang sepenuhnya tanpa dialog itu justru menjadi salah satu momen paling berkesan sekaligus menegangkan untuknya.
Fanny mengaku tidak menyangka prosesi dipocong benar-benar memberikan pengalaman batin yang kuat. Ia merasa adegan tersebut membuka matanya soal makna hidup dan betapa rapuhnya manusia.
"Sebenarnya dipocongin itu adalah sebuah perjalanan juga buat aku," kata Fanny Ghassani saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (30/11/2025).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, tubuh yang terikat penuh membuat dirinya benar-benar tidak bisa bergerak, memunculkan rasa tak berdaya yang sangat nyata.
"Ketika kita dipocongin kayak gitu ya, itu rasanya enggak berdaya sebagai manusia," tuturnya.
Fanny Ghassani kemudian menggambarkan bagaimana seluruh tubuhnya dibalut ketat, mulai dari tangan, kaki, hingga kepala.
"Tangan diikat, kaki diikat, badan diikat, kepala diikat, napas disumpel. Wah ternyata gini ya rasanya menjadi orang yang gak berdaya," terangnya.
Awalnya ia menganggap cerita para aktor lain soal mencekamnya adegan pocong hanyalah berlebihan. Namun saat benar-benar menjalani sendiri prosesnya, rasa panik langsung muncul.
"Aku pikir 'Masa sih?'. Gak lah. Tapi pas makeup-nya sudah jadi, duduk di tempat mayat, di kafanin... itu aku langsung 'Heuh'," beber Fanny Ghassani.
Ia bahkan menyebut tantangan adegan dipocong lebih berat dibandingkan adegan menangis di sinetron.
"Kayaknya lebih susah itu deh daripada acting di sinetron nangis," pungkasnya.
Selain Fanny Ghassani, film Riba turut dibintangi oleh Ibrahim Risyad, Wafda Saifan, Emilat Morshedi, Kevin Danu, hingga Jajan C. Noer. Film ini dijadwalkan tayang pada 4 Desember mendatang.
(ahs/wes)











































