\'Ekskul\' Batal Menang

Shanker Tak Mau Ikut FFI Lagi

- detikHot
Jumat, 29 Jun 2007 08:31 WIB
Jakarta - Beberapa waktu lalu Badan Pertimbangan Perfilman Nasional (BP2N) membatalkan kemenangan 'Ekskul' di ajang Festival Film Indonesia (FFI) 2006. Semula, sang produser, Shanker Rs Bsc menanggapi pembatalan itu dingin. Ternyata kini, peristiwa itu meninggalkan trauma di hatinya.Ditemui detikhot di kantornya, Jl.Gatot Soebroto, Jakarta Selatan, Kamis (28/6/2007) malam, Shanker berbagi cerita. Katanya, ia tak mau lagi mengikutsertakan film-filmnya dalam FFI. "Saat ini saya takut menang. Saya trauma. Biar piala itu untuk anak muda saja," ungkap Shanker.Produser dari rumah produksi Indika Enterteinment itu juga merasa diabaikan oleh organisasinya, Persatuan Pengusaha Film Indonesia (PPFI). "Saya anggota PPFI, tapi nggak ada tuh omongan dari PPFI 'Pak Shanker butuh bantuan apa?' Buat apa saya jadi anggota," ujar Shanker.Menyoal masalah dengan perusahaan rekaman Universal, berkaitan dengan dugaan penjiplakan musik latar 'Ekskul' dari film 'Gladiator' dan 'Munich', Shanker pun angkat bicara. Jika dulu menyangkal penjiplakan dan tak mau membayar royalti pada pihak Universal, kini produser ternama itu telah membayarnya. Mengaku salah? "Nggak. Jadi pemusik Ekskul itu menghilang. Nggak ada salahnya kalau kita bayar royaltinya. Itu adalah bukti niat baik kita," kilah Shanker.Pasca pembatalan kemenangan 'Ekskul', ia mengaku tak mau memikirkan piala. Katanya, ia lebih mementingkan jumlah penonton filmnya. Walau kemenangan filmnya dibatalkan, Shanker juga ingin menjaga konsistensinya sebagai produser film. 'Ekskul' meraih empat piala dalam ajang FFI 2006 di Jakarta. Film yang disutradarai Nayato Fio Nuala itu mendapat penghargaan untuk kategori Editor Terbaik (Aziz Natandra), Penata Suara Terbaik (Badiel Revaldo), Sutradara Terbaik, dan Film Terbaik.

(dit/dit)