Seks, Bikin Film Baru Nicholas Saputra Disensor

Seks, Bikin Film Baru Nicholas Saputra Disensor

- detikHot
Rabu, 28 Mar 2007 11:18 WIB
Seks, Bikin Film Baru Nicholas Saputra Disensor
Jakarta - Film teranyar Nicholas Saputra, '3 Hari Untuk Selamanya' segera rilis di bioskop. Sayang penonton Indonesia tak bisa menikmati film itu seutuhnya. Adegan seks dalam film karya Riri Riza tersebut kena sensor.Badan Sensor Film melakukan delapan potongan pada film yang sudah tayang di Hong Kong Film Festival itu. Apa saja delapan potongan tersebut? Dijelaskan Riri, sensor dilakukan pada adegan yang memang dilarang oleh undang-undang perfilman di Indonesia."Dalam undang-undang disebutkan film tidak boleh ada adegan seks, tidak boleh ada adegan ciuman sampai mulutnya terbuka dan tidak boleh menampilkan pemakaian drugs," urai Riri saat ditemui detikhot di Djakarta Theater, Jl. MH. Thamrin, Jakarta, Selasa (27/3/2007) malam.Atas sensor yang dilakukan pada karyanya, Riri hanya bisa pasrah. Ia memilih menempuh jalur lain agar filmnya bisa ditonton utuh.Jalan yang ditempuh sutradara 'Eliana, Eliana' itu adalah memutar filmnya di festival-festival di luar negeri. "Jadi kalau yang di luar negeri film ini bisa dilihat utuh," katanya.Untuk di Indonesia, '3 Hari Untuk Selamanya' hanya akan diputar di enam layar dan di tiga kota yaitu Jakarta, Bandung dan Yogyakarta mulai 8 Juni 2007. Riri juga mengkategorikan filmnya sebagai film khusus untuk dewasa (18 tahun ke atas).Menurutnya pengakategorian umur tersebut merupakan cara baru yang diharapkannya bisa diiikuti para sineas lain. Ia juga ingin dengan adanya batasan umur itu, pihak bioskop jadi pihak pengontrol.'3 Hari Untuk Selamanya' berkisah tentang petualangan pasangan sepupu, Yusuf (Nicholas Saputra) dan Ambar (Adinia Wirasti) yang harus melakukan perjalanan ke Yogyakarta dengan mengendarai sebuah mobil dalam rangka menghadiri acara keluarga. Sepanjang perjalanan mereka selama 3 hari itulah berbagai hal terjadi yang akhirnya dapat merubah kehidupan pasangan muda tersebut. Dengan segala rintangan dan cara, pencarian jati diri pun berhasil mereka temukan. (eny/dit)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads