PARFI Curhat ke Angelina Sondakh
Kamis, 01 Feb 2007 19:10 WIB
Jakarta - Kamis (1/2/2007) PARFI (Persatuan Artis Film Indonesia) datang ke DPR dalam rangka memenuhi undangan Komisi X DPR/RI yang ingin melakukan dengar pendapat tentang Rencana Undang-undang Perfilman dan Festival Film Indonesia (FFI). Seharusnya selain PARFI, rapat tersebut juga dihadiri anggota Masyarakat Film Indonesia (MFI) seperti Riri Riza dan Mira Lesmana.Sayangnya, dengan alasan undangan terlalu mendadak, tak ada satupun perwakilan MFI yang datang. Akhirnya setelah terjadi perdebatan alot, rapat tetap dilanjutkan.Membuka suara, Adjie Massaid yang dalam rapat tersebut bukan sebagai anggota DPR melainkan sebagai Sekretaris PARFI, mengatakan, ia tidak akan melakukan aksi pengembalian piala Citra. "Saya belum pernah dapat Piala Citra, tapi kalau saya dapat tidak akan saya kembalikan," ujarnya di ruangan rapat Komisi X DPR/RI, Senayan, Jakarta, Kamis (1/2/2007).Melanjutkan ucapan sinis Adjie pada aksi yang dilakukan MFI, adalah Ketua Pelaksana FFI 2006, Adi Soerya Abdi. "Piala itu adalah simbol untuk dijadikan yang terbaik. Jadi terserah mereka mau buang atau bakar. Kalau mereka kembalikan berarti mereka meminjam dong," ketusnya.Sementara itu Angelina Sondakh, mewakili komisinya, bertutur, sebaiknya antar insan perfilman akur. Kalau sudah akur, tentu akan lebih enak untuk para insan perfilman tersebut bekerjasama dalam berbagai hal. Angie, sapaan akrab Angelina Sondakh, mencontohkan, setidaknya insan perfilman tersebut bisa duduk bersama untuk membicarakan masalah revisi Undang-Undang No.8 tahun 1992 tentang perfilman. (eny/dit)











































