Hanung: 'Ekskul' Bikin Kredibilitas FFI Makin Buruk

Hanung: 'Ekskul' Bikin Kredibilitas FFI Makin Buruk

- detikHot
Jumat, 22 Des 2006 13:03 WIB
Hanung: Ekskul Bikin Kredibilitas FFI Makin Buruk
Jakarta - Sejak 2005, keakuratan ajang penghargaan Festival Film Indonesia (FFI) sudah dipertanyakan. Tahun lalu kemenangan Marcella Zalianty sebagai Aktris Terbaik mengundang kecurigaan adanya sistem yang tidak beres dalam penilaian karya film Indonesia. Kali ini kejadian serupa terulang lagi.'Ekskul' yang dinobatkan sebagai Film Terbaik versi FFI tahun ini diragukan banyak orang. Hal ini mengundang para praktisi film pun blak-blakan angkat bicara. Sutradara Hanung Bramantyo pun mengaku sangat kecewa dengan FFI. Sutradara 'Jomblo' itu tak menghakimi 'Ekskul' sebagai film yang jelek namun sepertinya para juri yang berada di balik FFI tidak mengerti benar film seperti apa yang harus jadi panutan Indonesia."Ekskul mencorengkan perfilman nasional. Di dalam 'Ekskul' tidak ada yang original jika dibanding film lain yang masuk sebagai nominasi. Musiknya saja diambil dari film-film yang beredar di Hollywood," ujar Hanung kepada detikhot, Jumat (22/12/2006).Kekecewaan Hanung pada FFI sudah dimulai ketika 'Ekskul' dinobatkan sebagai film dengan tata suara terbaik. Begitu juri menyebut nama 'Ekskul', Hanung langsung walk out dari ruang bak anggota DPR."Ternyata tahun ini FFI lebih buruk lagi. Kalau FFI memilih 'Denias', pasti citra FFI terselamatkan. Karena yang dipilih 'Ekskul', FFI tahun ini paling buruk," tutur Hanung.Bagi Hanung yang juga sempat meraih gelar sutradara terbaik di FFI 2005 lewat film 'Brownies', ajang bergengsi itu sudah tak menjadi acuannya. FFI hanya sekedar ajang buang-buang uang. Karena ternyata komitmen FFI sendiri untuk mencitrakan Indonesia dalam segi perfilman sudah gagal."Nggak berpikir ikut FFI. Sudah nggak ada hasrat untuk ikutan FFI. Nggak ngaruh buat saya, tutup Hanung. (yla/yla)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads