Ari Sihasale Pertanyakan Kemenangan 'Ekskul'

FFI 2006

Ari Sihasale Pertanyakan Kemenangan 'Ekskul'

- detikHot
Jumat, 22 Des 2006 11:13 WIB
Ari Sihasale Pertanyakan Kemenangan Ekskul
Jakarta - Ajang Festival Film Indonesia (FFI) lagi-lagi memberi kejutan dengan keluarnya 'Ekskul' sebagai film terbaik. Ari Sihasale, yang karyanya juga masuk nominasi film terbaik, mempertanyakan kemenangan 'Ekskul'.Tak dipungkiri begitu mengetahui kalau penghargaan film terbaik jatuh untuk 'Ekskul', banyak orang terkejut. Penggemar ataupun pemerhati film sejauh ini menjagokan 'Denias, Senandung di Atas Awan' sebagai juaranya. Sebuah situs pemerhati film pun menyatakan duka citanya.Ari yang bertindak sebagai produser 'Denias, Senandung di Atas Awan' memberi komentar mengenai hal itu. Menurut suami Nia Zulkarnaen ini, apabila memang keputusan juri 'Eksul' adalah film terbaik ia bisa menerimanya. Namun yang menjadi pertanyaan, alasan juri yang mengatakan 'Ekskul' menang karena menggambarkan kehidupan sehari-hari. Padahal film itu bercerita penyanderaan anak di sekolah. "Saya cuma jadi bertanya, memang penyanderaan anak di sekolah itu kehidupan sehari-hari? Tapi kalau memang menurut juri yang terbaik, yah nggak apa-apa. Yang penting kami berusaha membuat film yang baik," ujar Ari saat dihubungi detikhot, Jumat (22/12/2006). Kekalahan di FFI 2006 tak membuat semangat Ari padam berkarya. Apalagi di ajang Jiffest 2006, 'Denias' tampil sebagai yang terbaik. Inilah obat pelipur lara."Terbaik di Jiffest adalah obatnya," tandasnya. Sedikit saran dari Ari mengenai penyelenggaran FFI adalah sebaiknya ajang ini sudah waktunya diisi oleh generasi muda, dari juri maupun kepanitiaan. "Berikanlah kesempatan kepada generasi muda. Orang-orang yang sudah menghidupkan kembali film Indonesia ditempatkan di FFI," tukas Ari. (erk/erk)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads