Film Hambali Siap 'Dipocongkan'
Rabu, 20 Des 2006 15:03 WIB
Jakarta - Setelah kisah Imam Samudra pernah ditolak Lembaga Sensor Film (LSF) sekarang giliran Hambali yang siap 'dipocongkan'. Akankah film produksi Nia Dinata ini bernasib sama dengan film 'Pocong'?Kemungkinan itu masih ada. Film 'Long Road to Heaven' yang disutradarai Enison Sunaro itu akan berkisah tentang keadaan Bali sebelum, ketika kejadian dan pasca ledakan Bom Bali 2. Mendengar cerita film itu saja, LSF sudah bergidik. Tak lama sebelum 'Long Road to Heaven', sebuah film dokumenter tentang konflik Aceh juga ditolak LSF."Ada satu aturan ketertiban umum tentang hal-hal yang akan mengundang perpecahan. Ya kalau mau bicara Bali, nggak usah lah, karena keadaan kita sekarang kurang menguntungkan," ujar Ketua LSF, Titi Said kepada detikhot, Rabu (20/12/2006).Kisah Hambali ini mengingatkan Titi pada sebuah film berkisah tentang Imam Samudra yang juga pernah masuk LSF. Karena dinilai terlalu banya menonjolkan unsur jihad film tersebut pun akhirnya ditolak.Begitu juga dengan film 'Pocong' karya sutradara Rudi Soedjarwo yang Oktober lalu ditolak karena dianggap menurunkan derajat manusia. Apakah film yang dibintangi Surya Saputra sebagai Hambali ini akan bernasib serupa?"Kita lihat saja kalau isinya tentang propaganda ya harus dibenahi. Tugas LSF kan melindungi masyarakat dan segala kemungkinan dampak negatif dari film," tutur Titi.Sementara itu hasil keputusan LSF nampaknya belum bisa turun hari ini. Nia Dinata pun ketika dihubungi detikhot mengaku masih sibuk mengurus masalah penyensoran 'Long Road to Heaven'.Saya lagi di LSF. Mau meeting. Nanti saja ya wawancaranya," tandas Nia seraya menutup panggilan dari ponselnya. (yla/yla)











































