Timothee Chalamet Diprediksi Cetak Sejarah Oscar 2022

Asep Syaifullah - detikHot
Sabtu, 11 Sep 2021 16:40 WIB
VENICE, ITALY - SEPTEMBER 02:  Timothée Chalamet attends The King red carpet during the 76th Venice Film Festival at Sala Grande on September 02, 2019 in Venice, Italy. (Photo by Vittorio Zunino Celotto/Getty Images)
(Foto: Getty Images) Timothee Chalamet diprediksi bakal memecahkan rekor di Oscar 2022 mendatang. Film-film yang dimainkannya tahun ini disebut layak masuk nominasi Best Pictures.
Jakarta -

Aktor muda Timothee Chalamet berkesempatan untuk mencetak sejarah di ajang penghargaan tertinggi di industri film yakni Oscar. Ia menjadi salah satu aktor yang membintangi tiga film nominasi Best Pictures di Academy Awards 2022 mendatang.

Film-film barunya tersebut digadang-gadang akan masuk pada jajaran nominasi bergengsi di ajang tersebut. Mulai dari Don't Look Up, Dune, hingga The French Dispatch, mendapatkan respons positif dan dianggap layak bersaing di Oscar.

Bahkan film-film tersebut mungkin saja akan masuk dalam 10 nominasi lainnya meskipun belum tayang di bioskop. Don't Look Up pun disebut memiliki kesempatan terbesar untuk masuk dalam kategori Best Pictures mengingat banyaknya nama-nama besar yang membintangi film tersebut.

Hal ini pun membuat Timothee Chalamet menjadi aktor dengan lima film yang berhasil masuk di kategori Best Pictures Oscar dalam jangka waktu empat tahun saja.

Dimulai dari 2018 saat film Call Me By Your Name dan Lady Bird yang dimainkannya itu masuk kategori tersebut. Pada tahun tersebut pula, lawan mainnya yakni Michael Stuhlbarg berhasil masuk dalam jajaran aktor dengan tiga film di nominasi Best Pictures Oscar.

Ia bahkan menjadi pemeran utama di The Shape of Water dan pemeran pendukung pria di Call Me By Your Name dan The Post.

Hingga saat ini hanya ada sedikit aktor saja yang mampu mencapai raihan menjadi bintang dalam tiga film di kategori Best Pictures di tahun yang sama. Mereka adalah aktor Claudette Colbert pada Oscar 1935 (lewat film It Happened One Night, Cleopatra, Imitation of Life), Charles Laughton setahun setelahnya (lewat film Mutiny on the Bounty, Les Miserables, Ruggles of Red Gap), Adolphe Menjou pada Oscar 1938 (lewat film One Hundred Men and a Girls, Stage Door, A Star Is Born), lalu ada Thomas Mitchell pada Oscar 1940 (lewat film Gone with the Wind, Mr Smith Goes to Washington, Stagecoach) dan John C Reily pada Oscar 2003 (lewat film Chicago, The Hours, Gangs of New York).

Sementara itu Leonardo DiCaprio berkesempatan untuk menyaingi Jack Nicholson sebagai aktor dengan sepuluh film yang masuk kategori Best Pictures lewat film Don't Look Up bersama Cate Blanchett.

(ass/aay)