Poster Diturunkan, Upi Merasa Dihakimi

Poster Diturunkan, Upi Merasa Dihakimi

- detikHot
Jumat, 10 Feb 2006 18:08 WIB
Poster Diturunkan, Upi Merasa Dihakimi
Jakarta - Diturunkannya poster film 'Realita Cinta dan Rock n Roll' menggugah hati sang sutradara Upi Avianto. Dengan penurunan poster secara paksa itu, Upi meresa dihakimi. Padahal semua bisa dibicarakan dengan damai.Ketika dihubungi detikhot, Upi sama sekali tak tahu tentang berita penurunan posternya. Kalau soal keberatan banyak orang tentang keberadaan Nadine Chandrawinata dalam film itu Upi tahu sejak awal. Namun jika masalahnya karena poster 'Realita Cinta dan Rock n Roll' dianggap sebagai bentuk pornografi, Upi merasa semua tak masuk akal.Ia mengaku sangat kaget dan kecewa dengan aksi masyarakat yang main hakim sendiri. Lewat badan lembaga sensor, film upi dinyatakan telah lulus sensor, jadi kenapa orang-orang seenaknya saja menurunkan poster tersebut tanpa kompromi terlebih dahulu."Kalau dibilang pornografi, orang UU-nya aja belum keluar. Kita nggak tahu batasan pornografi itu sampai mana. Harusnya kita bertindak sesuai dengan undang-undang. Terus itu poster unsur pornografinya dimana? Film dan poster itu kan sudah lulus sensor," ungkap Upi kepada detikhot, Jumat (10/2/2006).Ratusan ormas Islam di Surabaya menurunkan poster 'Realita Cinta dan Rock n Roll' karena dianggap mengandung unsur pornografi. Dua orang aktornya yaitu Vino G. Sebastian dan Herjunot Ali yang bertelanjang dada menjadi santapan aksi protes mereka.Jika ditanya soal perasaan, sutradara yang juga menggarap film '30 Hari Mencari Cinta' itu pastinya merasa sangat sedih. Upi akan menjadi orang pertama yang protes dengan tindakan semena-mena."Film itu saya buat segenap tenaga dan pikiran saya. Yang pasti saya adalah orang pertama yang protes dengan aksi tersebut. Saya amat kecewa, penurunan poster itu dengan unsur pemaksaan. Saya jadi merasa dihakimi," tandas Upi.Seandainya poster ini memang harus diturunkan, Upi berharap semua tak akan mempengaruhi penayangan filmnya. Upi ingin menyelesaikan permasalahan ini dengan damai lewat jalur yang tepat yaitu hukum. Jika memang harus diturunkan atau diganti Upi meminta fakta akan kebenaran aksi yang dianggapnya main hakim sendiri. (yla/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads