Rizal Mantovani Indonesiakan Film Thailand

Rizal Mantovani Indonesiakan Film Thailand

- detikHot
Rabu, 08 Feb 2006 18:29 WIB
Rizal Mantovani Indonesiakan Film Thailand
Jakarta - 'Fan Chan'. 16 Februari besok, jawara box office Thailand ini akan tayang di Indonesia. Uniknya, film bergenre komedi romantis ini tidak akan tampil apa adanya seperti kala diputar di Thailand. Di negara kita, 'Fan Chan' akan hadir sangat Indonesia. Selain judulnya yang diubah menjadi 'Cinta Pertama', 'Fan Chan' juga disulihsuarakan ke dalam bahasa Indonesia. Di TV, kita terkadang melihat penyulihsuaraan yang tidak tepat. Mimik sang pemeran tidak pas dengan suara dari . Tapi untuk 'Cinta Pertama', Anda tak perlu khawatir. Semua terasa begitu pas!Agar semakin bernuansa lokal, Rizal Mantovani yang menjabat sebagai produser, sound director dan script translator juga menyisipkan 16 lagu dalam negeri. Karena film ini mengangkat tema kenangan masa lalu, Rizal pun memilih lagu-lagu yang pernah sangat terkenal puluhan tahun silam. Ada 'Hip-hip Hura' (Chrisye), 'Berdiri Bulu Romaku' (Hetty Koes Endang), 'Yang Penting Happy' (Jamal Mirdad & Dapur '61) dan 'Jatuh Cinta' (Emillia Contessa). Lagu 'Istilah Cinta' milik Obbie Mesakh juga tak ketinggalan. Benci, benar-benar cintaSebel, seneng betulGemes, genit-genit mesraSuzuki, sungguh-sungguh laki-lakiMarah, mau-mau tapi ogahMalvinas, malu-malu tapi ganasBisnis, bisikan pada si manisKiss me, satu kali minta lagiTapi jangan mengira film ini dibintangi oleh pemain-pemain utama yang juga berusia lawas. 'Fan Chan' alias 'Cinta Pertama' bercerita tentang Jamie, seorang pria yang mengetahui kalau teman masa kecilnya akan menikah. Ingatan Jamie pun kembali ke masa silam. Masa ketika ia masih duduk di bangku kelas empat SD. Masa-masa di mana ia menghabiskan waktu dengan bermain bola, mengendarai sepeda, dan terkadang menemani teman-teman perempuan main lompat karet. Jamie tak hanya mengalami masa-masa senang. Tapi juga sedih lantaran ia harus memilih bermain antara teman-teman laki-laki, atau Nina, tetangga sebelah rumahnya. Hatinya pun sempat hancur karena ia tak sempat melepas kepergian Nina yang pindah ke luar kota. Berkat sisipan lagu-lagu jadul alias jaman dulu, emosi penonton pun semakin terpancing. (ine/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads