Penerus Captain America Kecam Marvel Rasis

Devy Octaviany - detikHot
Selasa, 30 Jun 2020 08:25 WIB
Marvel Fase 4
Foto: imdb.
Jakarta -

Amerika digoyang isu rasisme sejak beberapa waktu belakangan. Isu tersebut belum mereda.

Belakangan, soal rasisme disuarakan oleh bintang Falcon and Winter Soldier, Anthony Mackie. Hal itu disuarakan Mackie tak jauh-jauh dari identitasnya sebagai bintang superhero berada, melainkan ia menunjuk Marvel.

Anthony Mackie mengutarakan kegelisahan yang ia rasakan selama terlibat dalam film-film Marvel. Dilansir Variety, Anthony Mackie mengkritik bagaimana orang-orang di belakang layar Marvel tak mencerminkan kesetaraan.

"Ini benar-benar menggangguku. Aku telah terlibat dalam tujuh film Marvel di mana setiap produser, sutradara, pemeran pengganti hingga perancang kostum semuanya berkulit putih," ungkapnya.

Mackie, yang memerankan Sam Wilson / Falcon di Marvel Cinematic Universe, kemudian menunjuk hit besar Black Panther yang digarap berbeda dengan film-film lain yang dirilis oleh studio Marvel.

Anthony Mackie mengatakan, film ini melibatkan lebih banyak orang-orang kulit hitam di belakang layar ketimbang proyek film Marvel lainnya. Dan itu dinilai sang aktor cukup rasis ketika mereka hanya dipekerjakan di lingkaran kaumnya selain proyek film yang lain.

"Karena jika Anda hanya dapat mempekerjakan orang-orang kulit hitam untuk film seperti ini, apakah Anda mengatakan mereka tidak cukup baik ketika Anda memiliki pemain yang kebanyakan berkulit putih?" urainya lagi.

Anthony Mackie dikenal sebagai penerus Captain America dalam perannya sebagai Sam Wilson / Falcon. Ia menerima perisai baja Steve Rogers yang pensiun setelah peristiwa Avengers: Endgame.

Marvel pernah buka suara soal ini. Ada filosofi di balik perisai tersebut yang berakhir di tangan Sam Wilson. Sosok Captain America dapat dilakoni siapa saja tanpa mengenal ras dan warna kulit.

Kini ia memiliki panggung khusus dalam kisah Falcon and Winter Soldier. Kelanjutan eksistensi karakter ini diperlihatkan setelah momen Endgame. Sayang, serial ini tak disebar luas.

Marvel merilis serial ini di jaringan streaming Disney Plus.



Simak Video "Kesedihan Marvel Studios Ditinggal Chadwick Boseman untuk Selamanya"
[Gambas:Video 20detik]
(doc/wes)