WHYO: Garin Nugroho Bodoh!

- detikHot
Jumat, 09 Des 2005 19:15 WIB
Jakarta - Konflik antara sutradara Garin Nugroho dengan World Hindu Youth Organization (WHYO) kembali memanas. Dalam sebuah diskusi yang juga dihadiri Garin, WHYO menunding sutradara 'Rindu Kami Padamu' itu bodoh. Sedikit kilas balik, beberapa waktu lalu WHYO melayangkan surat imbauan agar Garin merubah film terbarunya 'Requiem of Java'. Film tersebut dianggap menghina agama Hindu karena melecehkan penggambaran figur-figur seperti Rama, Laksamana, Shinta, Rahwana, dan Hanoman. "Yang diprotes adalah figur-figur yang ada di kitab suci Ramayana seperti, Rama, Laksamana, Shinta, Rahwana, dan Hanoman divisualisasikan melenceng dari naskah teks aslinya," ujar Mohan MS penasihat internasional WHYO dalam diskusi yang digelar di Taman Ismail Marzuki, Jumat (9/12/2005). Salah satu yang diprotes keras adalah adanya adegan bersetubuh dalam film tersebut. WHYO khawatir hal ini bisa memancing kemarahan umat Hindu. "Saya menyebut Garin bodoh. Kali ini dia kepleset karena di dunia ini ada Hindu militan. Saya ngeri kalau itu sampai di sini" imbuh Mohan. Garin sendiri merasa sedih namun tidak takut terhadap protes WHYO. Ia meminta organisasi tersebut menarik pernyataannya. Sutradara handal Indonesia itu merasa tidak ada alasan untuk memprotes film tersebut karena film itu belum selesai diproduksi. "Harusnya anda kalau publisitas minta ijin terlebih dahulu. Boleh saja mengkritik dan memprotes tapi ada kode etik. Film saya hanya bisa diadili setelah film saya selesai," tandas Garin. 'Requiem of Java' alias 'Opera Java' adalah film terbaru Garin Nugroho yang dibintangi Artika Sari Devi. Garin adalah salah satu sutradara dunia yang terpilih membuat karya khusus untuk seremonial memperingati 250 tahun wafatnya Mozart. 'Requiem of Java'aka diputar November 2006, di Wina, Austria.

(fta/)