detikHot

movie

Cinderella dan Kisah Asal yang Mengerikan

Sabtu, 14 Sep 2019 22:52 WIB Nugraha - detikHot
Foto: Disney Foto: Disney
Jakarta - Disney dikenal sebagai perusahaan pembuat film yang salah satu fokusnya adalah menampilkan sosok putri bahagia. Seperti kisah Cinderella.

Cinderella diceritakan Disney sebagai seorang putri yang dianiaya ibu tiri, sebelum berjumpa dengan seorang pangeran. Cinderella dicari-cari pangeran itu hingga akhirnya mereka hidup bahagia selamanya. Kisah tersebut pertama kali tertuang dalam film animasi 1950.

Namun sudah menjadi rahasia umum kisah tersebut diambil dari cerita rakyat di Eropa yang terus berevolusi, tentang seorang gadis cantik dalam balutan gaun biru.

Ada satu kisah serupa yang muncul ribuan tahun lalu di Yunani. Kisah kuno tersebut mengisahkan tentang seorang perempuan pekerja seks komersial bernama Rhodopis, yang salah satu sepatunya dicuri oleh elang hingga terbang ke Mediterania hingga menjatuhkannya di pangkuan raja Mesir.

Versi yang lebih tercatat diciptakan pada abad ke-17 di Italia, ketika sebuah kisah Cenerentola diterbitkan dalam kumpulan cerita pendek. Cenerentola memiliki semua bahan dari kisah modern, ibu tiri yang jahat dan saudara tiri dan sepatu yang hilang. Tapi kisah itu juga ditulis lebih gelap dan penuh dengan sihir.

Meski secara total, ada lebih 500 versi cerita serupa yang ditemukan di Eropa, Cinderella yang kita kenal baik hingga sekarang diyakini berasal dari Prancis. Adalah Charles Perrault yang menuliskan kembali kisah-kisah dari Cenerentola.

Cerita yang dibuat oleh Perrault itu menggaris bawahi tentang seorang pangeran membawa sepatu kaca untuk menemukan gadis impiannya ke sebuah desa. Ia kemudian berjumpa dengan sebuah keluarga yang diberikan kesempatan untuk mencoba sepatu tersebut. Namun dua putri di rumah itu ternyata memiliki kaki yang lebih panjang.

Sang ibu pun memaksa agar keduanya memotong jari-jari kaki mereka. Tapi tetap saja rencana mengerikan itu tidak berhasil. Lalu Cinderella yang merupakan anak tiri dipilih sang pangeran untuk dinikahi.

Kengerian tak sampai di situ saja. Sebab di acara pernikahan Cinderella, sang pangeran meminta beberapa merpati untuk mematuk mata saudara-saudara tirinya yang sudah dimutilasi.

Brothers Grimm juga mengumpulkan kisah itu dalam ringkasan dongeng mereka yang terkenal. Kisah itu disebut Aschenputtel yang muncul lebih dari 100 tahun setelah versi Perrault pada abad ke-19.

Dalam versi Grimm, sepatu terbuat dari emas, bukan kaca. Dan ketika Pangeran datang untuk menguji ukuran kaki saudara tiri, salah satunya memotong jari kakinya sendiri untuk membuat sepatu itu pas.


Simak Video "Live Show Cinderella, Surabaya"
[Gambas:Video 20detik]
(nu2/nu2)

Photo Gallery
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikhot.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com