detikHot

movie

10 Film Indonesia Terbaik, yang Kamu Wajib Tonton

Selasa, 20 Agu 2019 11:57 WIB Rizky Wika Shintya Devi - detikHot
Film Indonesia terbaik berjudul Dilan 1990. Foto: Dok. Max Pictures Film Indonesia terbaik berjudul Dilan 1990. Foto: Dok. Max Pictures
Jakarta - Dunia perfilman Indonesia terus berkembang dan semakin banyak ragam genrenya. Di antara sekian banyak alur cerita dan genre yang disajikan untuk menghiasi industri perfilman Indonesia, ada beberapa film Indonesia terbaik sepanjang masa yang tak mudah dilupakan.

Tak hanya, alur cerita yang menarik. Perfilman lokal juga telah mengalami perkembangan pesat dari sisi sinematografi secara konsisten dari tahun ke tahun. Mulai dari segi kualitas hingga respon positif masyarakat Indonesia membuat film-film produksi negeri sendiri ini patut untuk diapresiasi.

Berikut ini daftar film Indonesia terbaik dan terbaru yang menampilkan adegan yang dikenang oleh para penikmat film.

1. Ada Apa Dengan Cinta Series 1 dan 2 (2002 dan 2016)

Rangga dan Cinta, sosok penting dan populer dalam kisah percintaannya hingga saat ini, mereka hanya bisa kamu temukan dalam film yang berjudul Ada Apa Dengan Cinta. Film series pertama ini menceritakan tentang dua remaja yang memiliki karakter dan latar belakang yang berbeda satu sama lain hingga membuat mereka saling jatuh cinta.

Sedangkan film series keduanya dengan judul yang sama mengisahkan tentang percintaan mereka saat duduk dibangku SMA, dan setelah 14 tahun lamanya dipertemukan dan dipersatukan kembali bagaikan suratan takdir. Film ini memang memiliki ruang tersendiri bagi para penikmat film, hal ini dibuktikan dengan dibuatkannya sequel film kedua yang berhasil menjadi box office Indonesia.

2. Hearts (2006)

Siapa nih yang tak kenal dengan lagu hits 'My Heart' yang dinyanyikan oleh Irwansyah dan Acha Septriasa dalam film Hearts? Film Hearts menceritakan tentang kisah drama percintaan dua remaja, sejak kecil hingga dewasa yang berawal dari pertemanan.

Film yang diperankan oleh aktor dan aktris ternama, seperti Irwasnyah, Acha Septriasa dan Nirina Zubir ini awalnya mengisahkan tentang sosok Rachel (Nirina Zubir) yang berteman sejak kecil dengan Farrel (Irwansyah) dan semakin lama ia menyimpan rasa dengan Farrel.

Namun, Farrel menemukan sosok pencuri hatinya, yaitu Luna (Acha Septriasa). Drama cinta segitiga di antara mereka menarik untuk disaksikan hingga membuat para penonton menerka-nerka siapa yang akhirnya menjadi pasangan hidup Farrel di kemudia hari.

Selain adanya adegan ikonik yang menarik. Lagu soundtrack film Hearts yang diproduseri musisi kenamaan Indonesia, Melly Goeslaw berhasil mencapai ketenarannya dalam dunia musik Indonesia.

Film Indonesia terbaik: Ayat-ayat Cinta.Film Indonesia terbaik: Ayat-ayat Cinta. Foto: istimewa

3. Ayat-Ayat Cinta (2008)

Film yang diadaptasi dari sebuah novel karya Habiburrahman El Shirazy dengan judul yang sama ini memiliki alur cerita percintaan yang menarik dan unik. Film yang tayang pada tahun 2008 ini berhasil meraup jumlah penonton hingga 3.676.210 penduduk Indonesia loh.

Nah, film ini mengisahkan tentang Fahri (Fedi Nuril) seorang pemuda Indonesia yang tabah dan kuat saat mencari ilmu di negeri Arab. Ia dipertemukan dengan sosok muslimah bercadar yang taat beragama dan cantik, yaitu Aisyah (Rianti Cartwright). Pertemuan mereka mendatangkan nasib baik hingga ke jenjang pelaminan. Namun, pernikahan mereka diuji dengan datangnya salah satu perempuan yang beragama non Islam, Maria (Carissa Puteri). Bagaimana kelanjutan kisah cinta antara mereka, tonton saja ya Detikers.


4. Laskar Pelangi (2008)

Film yang menjadi primadona hampir di semua kalangan ini berhasil menggaet 4.719.453 orang. Film Laskar Pelangi merupakan film adaptasi novel oleh Andrea Hirata yang menceritakan tentang kehidupan 10 anak dari keluarga miskin yang berjuang untuk menempuh pendidikan dengan segala keterbatasan di sekolah Muhammadiyah, Belitung.

Film ini juga menggambarkan bagaimana masalah sosial, yaitu kontrasnya antara sekolah miskin dan sekolah mewah milik salah satu perusahaan tambang di Belitung pada tahun 70-an.

5. Rumah Dara / Macabre (2009)

Buat kamu yang suka dengan film horor dan thriller, film ini sangat direkomendasikan untuk kamu tonton. Film yang menceritakan tentang satu keluarga kanibal yang menjadikan daging manusia sebagai bahan utama sebuah restoran milik mereka. Awalnya, film ini mengisahkan tentang lima orang yang terjebak oleh keluarga tersebut karena menolong dan mengantarkan pulang salah satu anggota keluarga tersebut.

Sayangnya, kejadian mengerikan dialami oleh kelima orang tersebut. Apalagi salah satu kelima orang tersebut ialah ibu yang sedang hamil tua.
Duh, sedih banget ya.

Walaupun termasuk dalam genre horor, film ini sangat minim terwujudnya hantu. Hal ini disebabkan karena konsep tema yang ditonjolkan ialah kanibalisme dan psikopat. Film ini sangat tidak cocok untuk kalangan anak-anak ya Detikers.

Film Indonesia terbaik: The Raid.Film Indonesia terbaik: The Raid. Foto: Instagram/yayanruhian

6. The Raid Series 1 dan 2 (2011 dan 2018)

Film yang menaikkan image aktor Iko Uwais ini memerankan tokoh seorang polisi yang bertugas dengan tim polisinya untuk menyerbu suatu apartemen yang menjadi pabrik narkoba. Film aksi seni bela diri ini menyuguhkan banyak scene perkelahian menggunakan kesenian bela diri dengan tangan kosong hingga senjata api.

Sedangkan untuk film series keduanya mengisahkan tentang kelanjutan tokoh Rama (Iko Uwais) yang sedang ditugaskan penyamaran untuk membasmi pejabat polisi yang korupsi dan para komplotan geng kriminal. Penghargaan untuk film ini bukan main loh Detikers. The Raid berhasil menjadi salah film Indonesia terbaik aksi oleh para kritikus dan penonton internasional. Juga, film ini ditayangkan pada beberapa festival film internasional, salah satunya ialah Festival Film Internaisonal Toronto.

7. Habibie Ainun (2012)

Film yang diangkat beradasarkan kisah nyata percintaan antara B.J. Habibie dan Ainun, menyuguhkan romansa percintaan yang mempunyai akhir dan mimpi yang mempunyai batas. Cinta mereka terbangun selama perjalanan kehidupan mereka untuk mewujudkan mimpi masing-masing.

Film ini menggambarkan romansa cinta bukan hanya ditunjukkan dengan kasih sayang, tapi juga didampingi dengan pengorbanan, godaan, dan kesendirian saat mengiringi dua hidup manusia menjadi satu kesatuan.

8. Gie (2015)

Film selanjutnya mengangkat biografi, kisah seorang tokoh nasional Indonesia dan mahasiswa universitas ternama di Indonesia, Seo Hok Gie. Film Gie ini menunjukkan bagaimana seorang mahasisa berjuang untuk mendapatkan HAM bagi rakyat Indonesia, saat itu HAM menjadi persoalan yang kurang diperhatikan oleh pemerintahan Indonesia.

Daya tarik dalam film ini bukan hanya berdasarkan latar ceritanya saja, tapi juga pemeran Gie, Nicholas Saputra yang mampu mengajak orang untuk menonton film ini. Juga, film ini berhasil meraih film cerita panjang terbaik dan pengarah sinematografi terbaik pada Piala Citra FFI.

Film Indonesia terbaik: Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak.Film Indonesia terbaik: Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak. Foto: Salah Satu Adegan Film 'Marlina the Murderer in Four Acts' (Official Cinesurya)

9. Marlina si Pembunuh Dalam Empat Babak (2017)

Film ini menyuguhkan alur cerita yang dalam empat babak yang ritmis, kisah seorang wanita Sumba, Marline yang membenuh seorang kepala sekawanan perampok yang telah merampas hewan ternak dan harga dirinya. Dalam kisahnya, Marline hidup sendiri di puncak perbukitan sabna di Sumba, Nusa Tenggara Timur.

Penyajian alur cerita yang berlatar belakang kehidupan sosial di Sumba ini menarik untuk ditonton karena juga menyuguhkan potret sosial di pelosok Indonesia.

Dengan dialek khasnya, film Indonesia terbaik 2017 ini berhasil memanjakan mata dan telinga yang sangat jarang dibumbui dialek asli Indonesia. Ditambah dengan panorama tanah Sumba dengan iringan musik membuat penonton betah untuk menonton hingga film selesai.

10. Dilan 1990 (2018)

Film Indonesia terbaik 2018, yiatu 'Dilan 1990' ini menyuguhkan relita kisah cinta tahun 90-an antara sepasang remaja bernama Dilan dan Milea di daerah Buah Batu, Bandung. Film ini diadaptasi dari novel best seller dengan judul yang sama.

Film yang menembus jumlah penonton sebanyak 6.315.644 orang ini menceritakan tentang sosok Dilan (Iqbal Ramadhan) sebagai remaja anggota geng motor alias panglima tempur, jatuh cinta kepada Milea, gadis cantik asal Jakarta. Pertemuan mereka berawal dari masa-masa manis di SMA.

Daya tarik dari film ini berasal dari sosok Dilan yang memiliki keunikannya sendiri untuk meluluhkan hati sang pujaan, Milea.

Kisah cinta mereka diwarnai dengan kehidupan geng motor remaja, kenakalan masa remaja, kehidupan Bandung saat itu dan kesederhanaan para tokoh pada tahun 1990.








Simak Video "Ditanya Tudingan Sebar Hoaks, Ernest Prakasa Berkilah Sibuk"
[Gambas:Video 20detik]
(lus/lus)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikhot.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com