detikHot

movie

Kisah Stan Lee, Kreator Marvel yang Hidup di Antara Penjahat Nyata

Selasa, 28 Mei 2019 20:23 WIB Nugraha - detikHot
Stan Lee Foto: Mario Anzuoni/Reuters Stan Lee Foto: Mario Anzuoni/Reuters
Jakarta - Pada 25 Mei, mantan manajer Stan Lee, Keya Morgan ditangkap dengan tuduhan melakukan pelecehan terhadap kreator Marvel itu. Ia didakwa lima tuduhan.

Morgan dituding melakukan penganiayaan, termasuk penipuan dan pemalsuan. Morgan yang dikenal sebagai Keyarash Mazhari mengambil sekitar Rp 5 miliar dari sesi tanda tangan pada Mei tahun lalu dan tak memberikan sepeser pun kepada Lee.

Februari tahun lalu, Stan Lee mendatangani deklarasi yang disiapkan bersama pengacaranya, Tom Lallas. Dokumen itu merinci bagaimana tiga pria dengan niat buruk termasuk Morgan, berkonspirasi mengendalikan keuangan Lee, setelah istrinya, Joan meninggal dunia tahun 2017.

Tapi ternyata, setelah itu Lallas dipecat, bahkan Lee menyebut dokumen itu salah, tidak akurat, menyesatkan dan menghina.
Stan LeeStan Lee Foto: Istimewa

Putri Lee, J.C. Lee dan Morgan kemudian mengambil kendali besar atas kehidupan sang komikus. Ia memecat anggota staf lama dan membatasi kunjungan dari asisten Lee, Mike Kelly.

Namun, menurut polisi, Morgan disebut mengambil kendali yang menyeramkan. Awal Juni 2018, Lee disebut jadi korban dari upaya perampokan di rumahnya di Hollywood Hills. Setelah insiden itu, Lee pun dipindahkan oleh Morgan ke kondominium Beverly HIlls.

Beberapa hari kemudian, Lee menyatakan bahwa Morgan, merupakan satu-satunya mitra dan manajer bisnisnya.

Tapi belakangan, Morgan diduga telah menulis plot cerita itu sendiri. Ia bahkan ditangkap bulan itu dengan tuduhan melakukan panggilan palsu ke 911, termasuk satu panggilan yang mengklaim ada penyusup di rumah Lee.

"Hal itu semakin memperlihatkan upaya penipuan Lee agar percaya bahwa dia dalam bahaya dan perlu dipindahkan dari rumah ke kondominium yang lebih besar di mana, Morgan memiliki kendali lebih besar atas Lee," kata pihak berwenang dilansir thenewdaily.
Stan LeeStan Lee Foto: Istimewa

Lee lantas mengeluarkan perintah penahanan atas Morgan, yang diperpanjang hingga tiga tahun. Perintah itu atas tuduhan, Morgan menggelapkan aset jutaan dolar atas Lee.

Dalam permintaan penahanan itu, J.C. menuduh Morgan berusaha untuk mencegah Lee dekat dari orang-orang tercintanya, termasuk keluarga untuk urusan keuangan.

Namun, pengacara Morgan, Alex Kessel mengatakan kliennya tidak bersalah atas tuduhan itu.

"Klien saya berdiri teguh pada asas praduga tak bersalah. Saya berharap dia benar-benar dibebaskan dari semua tuduhan. Morgan tak pernah menyalahgunakan sosok Lee dengan cara apapun," katanya dalam sebuah pernyataan.

Morgan pada akhirnya berhasil ditangkap di Arizona. Ia juga sedang dalam rencana untuk diekstradisi dengan jaminan sekitar Rp 4 miliar, ke Los Angeles.



(nu2/dal)

Photo Gallery
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikhot.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com