Penegasan Sutradara, 'A Man Called Ahok' Disebut Sengaja Borong Tiket

Devy Octafiani - detikHot
Selasa, 13 Nov 2018 14:50 WIB
Foto: Instagram/vjdaniel
Jakarta -

'Hanum & Rangga' dan 'A Man Called Ahok' menjadi dua film Indonesia yang menjadi perhatian saat ini. Keduanya tayang berbarengan sejak dirilis 8 November lalu.

'A Man Called Ahok' ramai disebut diserbu penonton sejak pertama kali tayang. Film ini sempat dituding sengaja melakukan pembelian tiket secara masif untuk memperoleh jumlah penonton yang besar.

Soal kabar tersebut, sang sutradara pun memberikan tanggapan. Ia membantah adanya aksi pembelian tiket dalam jumlah besar yang disengaja.


"Tidak ada satu pun. Banyak yang nelepon mau nobar, tapi nggak ada yang sama sekali sengaja beli tiket. Kita nggak ada sama sekali soal yang kayak gitu-gitu," tutur sutradara 'A Man Called Ahok', Putrama Tuta kepada detikHOT.

Menurutnya, publik dengan sendirinya tertarik datang untuk menonton film Ahok ini di bioskop.


"Semua organik. Kita selalu dapat telepon mau dibantu bikin nobar tapi untuk sengaja istilahnya kayak gitu bom tiket, nggak ada," tuturnya lagi.

4 hari penayangan, film ini meraup jumlah penonton hingga 587 ribuan penonton. Sementara 'Hanum & Rangga' menuai 201 ribuan penonton yang menyaksikan di bioskop.


Simak Juga 'Hanum Rais Tuding ''A Man Called Ahok'' Penuh karena Booking Sendiri':

[Gambas:Video 20detik]

Penegasan Sutradara, 'A Man Called Ahok' Disebut Sengaja Borong Tiket

(doc/nu2)