DetikHot

movie

'Lady Bird' Cerminan Masa Remaja dan Kekhawatiran Masa Depan

Jumat, 23 Feb 2018 14:09 WIB  ·   Ollivia Pratiwi - detikHOT
Lady Bird Cerminan Masa Remaja dan Kekhawatiran Masa Depan Foto: dok. Lady Bird (imdb)
Jakarta -

'Lady Bird' adalah debut aktris Greta Gerwig sebagai seorang sutradara. Film tersebut bercerita tentang Christine McPherson alias Lady Bird, seorang gadis berusia 17 tahun yang merasa terjebak dalam kota kecil, Sacramento, California.

Bersetting ditahun 2002-2003, film ini dibuka dengan perjalanan Marion McPherson dengan anaknya, Christine yang selalu menegaskan bahwa nama panggilannya adalah Lady Bird.

Pada awalnya, Marion dan Lady Bird menikmati perjalanan yang tenang namun keduanya cekcok ketika Lady Bird menyinggung masalah kuliah. Marion bersikeras bahwa anak perempuannya harus kuliah di Sacramento, karena alasan keselamatan dan bahaya teroris. Namun, Lady Bird ingin keluar dari Sacramento. Dia ingin bebas.

'Lady Bird' Cerminan Masa Remaja dan Kekhawatiran Masa DepanFoto: (imdb)


Marion sendiri memang sosok ibu yang keras. Dia kritis dan tidak segan untuk merendahkan anaknya sendiri. Namun, sikap itu didapatkannya karena harus bekerja double shift, untuk menggantikan suaminya yang kehilangan pekerjaan.

Sementara Lady Bird, meskipun dia tidak terlalu pintar secara akademis, terutama dalam pelajaran matematika dan memiliki masalah finansial, dia tetap ingin kuliah di New York. Satu-satunya cara adalah beasiswa dan bantuan finansial. Dia benar-benar bertekad kuat dalam hal itu.

Gerwig sukses memotret pengalaman-pengalaman seorang gadis di tahun terakhir SMA-nya. Dan untuk kasus Lady Bird adalah tahun terakhir di sekolah Katolik.

Lady Bird sendiri adalah sosok yang berani dan kerap memberi kesulitan pada orang-orang sekitarnya. Terutama dengan sikapnya yang sembrono dan meledak-ledak.

'Lady Bird' Cerminan Masa Remaja dan Kekhawatiran Masa DepanFoto: (imdb)


Di masa-masa terakhir SMA-nya, Lady Bird mendapat pengalaman paket lengkap. Pengalaman romantis hingga patah hati, masalah dengan sahabatnya, keluarganya, pengkhianatan serta masuk ke dalam pergaulan yang salah. Semuanya digambarkan Gerwig dengan dinamis.

Tidak terlalu melodrama tapi
mampu menyentuh perasaan dan terdapat banyak humor dalam film 'Lady Bird'. Terutama dengan sikap Lady Bird yang kerap ceplas-ceplos.

Sayangnya, banyak yang merasa tidak puas dengan akhir film tersebut. 'Lady Bird' dianggap memiliki akhir yang nanggung. Tapi, itu adalah akhir yang tepat. Akhir yang nanggung itu menunjukkan bahwa, seperti remaja pada umumnya, Lady Bird masih memiliki perjalanan yang panjang. Dan dia akan terus memiliki pengalaman baru.


(doc/doc)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed