"Yang masih casting itu saya HOS Tjokroaminoto, Pendekar Tongkat Emas, maksudnya film yang baru-baru sekarang ini ya. Udah sih itu aja. Karena kadang kan ada open casting, open casting itu kan pengertiannya publik umum siapapun mereka bisa datang untuk ikutan casting. Selama mereka punya headshot, foto dan lain-lain," ujar Reza di kawasan Thamrin Jakarta Pusat, Selasa (20/2/2018).
Ditambahkannya, ada juga beberapa produser yang sudah mencatut untuk di film. Akan tetapi, ada juga aktor yang malas untuk audisi. Namun baginya, hal itu biasa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Punya segudang pengalaman di dunia seni peran, Reza pun pernah gagal dalam hal audisi. Terutama pada awal kariernya, ia pernah dianggap kurang maksimal. Namun ia punya opini yakni banyak aktor yang tak terpilih karena beberapa faktor.
"Sering lah, ya artinya macam-macam alasannya, karena tidak cocok karena dianggap permainannya kurang maksimal. Apalagi di awal-awal karier ya, proses belajar masih terjadi. Alasan tidak terpilihnya seseorang di audisi itu banyak, beragam macamnya. Ada yang karakternya nggak cocok, ada yang permainannya oke, fisiknya misalnya bukan karakter ini yang dicari, karena zaman sekarang itu kecenderungannya itu tidak sedikit yang mencari sesuai skenario saja, misalkan skenarionya bilang tokohnya brewok, penampilannya awut-awutan cuek, sampai akhirnya nyari yang hampir mirip, yang sekiranya udah mirip-mirip dengan skenario," ungkap Reza Rahadian.
"Padahal sebenarnya di situ tugasnya aktor untuk bisa tampil berbeda untuk setiap perannya, jadi harus memberikan kesempatan untuk mereka yang kelihatannya rapi, tapi ternyata dia bisa transformasi dirinya untuk jadi awut-awutan, berantakan, dan lain-lain. Namanya juga aktor, mereka harus siap dengan segala request dan tantangan yang dikasih, mungkin rasanya di zaman sekarang lebih banyak yang nyari udah dekat dengan skenarionya. Nggak sedikit yang kayak gitu," pungkasnya.
(fbr/mau)











































