'Naura & Genk Juara' muncul sebagai film yang ditunggu anak-anak. Setelah beberapa hari ditayangkan di bioskop, film tersebut muncul menuai kritik.
Kritik tersebut berasal dari komentar salah seorang penonton yang menganggap film garapan sutradara, Eugene Panji itu melecehkan Islam. Namun di sisi lain, banyak juga penonton dewasa yang merasa film tersebut baik-baik saja dan pantas ditonton.
Salah seorang ibu menganggap adegan penculikan sambil membaca doa itu tidak menonjol. Mereka justru banyak menyoroti Naura yang sepanjang film memperlihatkan semangat mengajak kebaikan.
Foto: Naura & Genk Juara |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut ibu yang berprofesi sebagai karyawan di perusahaan swasta itu, yang diingat justru penampakan iklan sepanjang film. Tak ada hal lain yang harus dikritik.
Baca juga: 'Naura & Genk Juara' Sudah Lulus Sensor |
"Kalaupun memang yang diingat anak-anak dan memorable di otak mereka, penampakan Oki Jelly Drink yang muncul berkali-kali di film. Yang juga diingat anak-anak betapa film itu lucu, menginspirasi dan menyenangkan. Anak-anak bisa melihat bagaimana anak-anak di film itu membuat kreativitas untuk mengerjai para penculik dengan ide-ide penemuan mereka," kisahnya.
Eny menjelaskan, putrinya memang menunggu-nunggu film itu. Bagi dunia perfilman nasional, 'Naura & Genk Juara' juga bisa disebut sebagai oase di padang pasir.
Sementara di Instagram juga banyak penilaian yang bernada positif. "Seru banget film @nauradangenkjuara_themovie . Saat yang paling lucu itu yang pas @aku_naura ,@vickram_priyono ,dan kak @okkyjosh takut takutin trio licik pake senter. Ketakutan malah baca doa makan," tulis pengguna Instagram.
"Seru bgt filmnya ampe ngakak gilaaaaa..... Astaga filmnya juga menginspirasi😍😍" tulis yang lainnya.











































Foto: Naura & Genk Juara